Aksi Tawuran Pelajar Bagian Tindakan Kriminal, Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik: Hindari

oleh -25 Dilihat

KOTAMOBAGU, Paradigmanasional.id Senin, (24/08/2026). Untuk menciptakan sistem keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Kotamobagu.

Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H, S.I.K, M.A.P menghimbau kepada pelajar untuk tidak melakukan tawuran antar pelajar.

Penegasan ini disampaikan Kapolres Kotamobagu kepada pelajar, agar menghindari aksi tawuran. Karena tindakan tersebut bukan lagi sekadar kenakalan remaja, melainkan sudah masuk ke ranah kriminalitas dan tindak pidana.

Tawuran kerap melibatkan sesama pelajar antar sekolah dan berpotensi mengakibatkan kerugian secara fisik maupun psikologis.

“Selain itu, tawuran juga dapat menciptakan gangguan kamtibmas. Kerugian akibat tawuran antar pelajar adalah segala bentuk akibat buruk, kerusakan, atau kehilangan baik berupa materi, fisik, psikologis, maupun sosial yang timbul dari perkelahian massal antar kelompok pelajar,” ujar Kapolres AKBP Abdul Kholik, S.H, S.I.K, M.A.P.

Kapolres berharap adanya peran aktif orang tua dan pihak sekolah, secara intens melakukan pengawasan, pembinaan, baik pembelajaran etika kepada anak didiknya, agar terhindar dari hal hal yang berpotensi menganggu Kamtibmas.

“Pihak kepolisian tidak segan memberikan sanksi kepada oknum pelajar yang terlibat tawuran, apalagi kedapatan membawa senjata tajam hingga melakukan penganiayaan baik yang menyebabkan korbannya terluka maupun hingga meninggal dunia,” tegasnya.

Kapolres berharap kepada pelajar, apabila sudah waktunya pulang sekolah, harus langsung kembali ke rumah masing-masing. Tidak lagi nongkrong ditempat tempat umum.

“Saya minta pelajar, sebagai generasi penerus bangsa agar tidak mudah terhasut oleh ajakan oknum oknum yang sengaja memicu terjadinya tawuran,” ungkapnya lagi.

Manfaatkan teknologi telepon seluler untuk mendukung proses belajar, bukan menyebarkan ajakan tawuran melalui media sosial.

Personil Polres Kotamobagu akan terus melakukan patroli disetiap Sekolah, dan memberikan edukasi kepada pelajar ketika pulang sekolah, langsung kembali ke rumah masing-masing.

”Polri mendukung penuh dunia pendidikan dengan melakukan mitigasi aktif dan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk mencegah tawuran. Selain itu, pihak kepolisian berupaya mendukung menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif bagi generasi muda,” pungkasnya.

Denny.D

No More Posts Available.

No more pages to load.