Audiensi Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga InjiIi Indonesia dengan Kemenag Kabupaten Malang

oleh -834 Dilihat
oleh

Malang, paradigmanasional.idRabu 17 Agustus 2025. Kepala Kemenag Kab. Malang Dr. Sahid, M.M., Kasubag TU dan PLT Penyelenggara Kristen Bapak H. Sonhaji, S.Ag.,M.H., beserta seluruh staf penyelenggara Kristen menerima kehadiran pengurus PGLII Kab. Malang yang diwakili oleh Pdt. Yonathan Suliyono. S.Th (Penasehat), Pdt. Yohanes E. Hadi. Purnomo. S.Th,. M.Th. (Ketua 2), Pdt. Agus Soepriyadi. S.Th,. M.Th. (Sekretaris), Pdt Jeffry Elias. S.Th (Bendahara), Pdt. Sivera Lasminiwati (Bendahara), Hendra Siagian. SH,. M.Hum (Bid. Hukum), Pdt. Eko. Susanto (Korwil Timur).

Sambutan Kepala Kemenag dibuka dengan ucapan terimakasih atas kunjungan pengurus PGLII, dimana untuk pertama kalinya dari kelompok organisasi Kristen yang beraudiensi dengan Kemenag semenjak beliau menjabat di Kemenag kabupaten Malang.

Dr. Sahid, M.M. memaparkan bahwa banyak orang yang berpandangan sempit tentang Kemenag yang dikira hanya mengurusi umat Islam terutama masalah haji. Selain itu beliau juga menjelaskan secara singkat ruang lingkup kerja Kemenag. Dan dilanjutkan sambutan singkat dari PLT penyelenggara Kristen.

Sekretaris PGLII, Pdt. Agus Soepriyadi, S.Th,. M.Th. mewakili ketua memberikan sambutan singkat serta menyampaikan ucapan terima kasih atas penerimaan terhadap kehadiran PGLII.

“Kehadiran PGLII di Kabupaten Malang, bukan sebagai pesaing dari organisasi yang ada, tetapi sebagai kawan sekerja dalam membina umat Kristen di Kabupaten Malang.” Ujar Agus Soepriyadi menjelaskan. PGLII juga menanyakan bidang apa saja yang bisa dikerjakan oleh PGLII guna membantu kesuksesan program Kemenag sebagai partner.

Sesi selanjutnya berupa diskusi yang dipimpin oleh PLT Penyelenggara Kristen. Menurut H.Sonhaji, S.Ag.,M.H., Penyelenggara Kristen di Jawa Timur hanya ada di tujuh Kabupaten dan Kota, salah satunya di Kabupaten Malang, sebab penganut Kristen di wilayah Kab. Malang cukup besar. Sedangkan tugas dan fungsi penyelenggara Kristen adalah melayani umat Kristen terkait pendidikan, dan rumah ibadah serta kerukunan umat.

“Pentingnya sinergi antara penyelenggara kristen dengan pemimpin kristen atau organisasi kristen dalam membangun kerukunan umat sangat diperlukan.
Meningkatkan moderasi agama terutama di internal umat kristen.” Ucap H Sonhaji S.Ag., M.H.

Penjelasan Bidang pendidikan dipaparkan oleh Mariyana.
“Kami meminta bantuan pendidik untuk SD, SMP yang belum ada tenaga pendidik kristen, dengan harapan PGLII dapat berperan dalam penyediaan tenaga pendidik kristen beserta donasi dana.”

PLT penyelenggara Kristen, Endah, menjelaskan tentang permasalahan yang dihadapi oleh gereja di 33 kecamatan yang terdiri dari 30 denominasi, penjelasan bahwa dana hibah tidak ditangani oleh Kemenag tetapi oleh Kesbangpol, penjelasan bahwa Kemenag mengatur tunjangan guru agama. Dan harapan kerja sama dalam pengisian form data gereja sebagai bentuk perlindungan dari Kemenag. Serta rencana launching website Binwin (Bimbingan Perkawinan), sebagai solusi mencegah perkawinan dini dan mencegah perceraian karena terdapat trend perceraian termasuk di kalangan Kristen.

Selanjutnya Endah juga menyampaikan tentang
Rencana Tindak Lanjut (RTL) pembagian format Catin ke setiap sinode, launching Binwin online bulan Desember, pelaksanaan moderasi agama, pelaksanaan gereja ramah anak, pelaksanaan perlindungan anak, mendorong pengurusan piagam gereja (permanen) dan SKTL/3 tahun, agar mendapat perlindungan dari pemerintah, memberikan solusi bagi gereja yang sulit mendapatkan surat domisili gereja, mendorong kerukunan antar pendeta dan sinode, mendorong gembala dan sinode untuk memperhatikan kualitas rohani para pelayan altar, meningkatkan penyuluhan atau edukasi kepada jemaat terutama kaum muda terhadap aliran sesat atau yang tidak sesuai dengan ajaran Kristus.

Pertemuan PGLII dengan Kantor Kemenag ditutup dengan penyerahan berkas legalitas PGLII kepada kepala kantor Kemenag. (Red).

No More Posts Available.

No more pages to load.