Malang, paradigmanasional.id – Melalui metode Komunikasi Sosial Babinsa Koramil 0818/07 Pakisaji , Serma Yremia melakukan kegiatan monitoring HET (Harga Eceran Tertinggi) Minyak Goreng curah di Pasar Tradisional di wilayah binaan. Dari pengecekan langsung di lapangan, harga minyak goreng curah dari agen Pasar masih terpantau normal yaitu Rp.14.000/liter, sedangkan pengecer di Pasar Pakisaji menjual dengan harga Rp.15.000/liter, Jumat (24/06/2022).
”Dari hasil pengecekan yang kami lakukan, untuk stok minyak goreng curah di distributor sampai dengan pedagang harganya bervariatif kisaran Rp. 14.000,- s.d Rp. 15.000,- per liternya,” Ungkap Babinsa.
Kapten Inf Mifta selaku Perwira Seksi Teritorial Kodim 0818 menjelaskan ”Kegiatan monitoring ketersediaan dan HET minyak goreng curah di wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu yang merupakan wilayah binaan Kodim 0818 khususnya, masih ada harga yang di atas ketentuan pemerintah yaitu Rp. 15.000,-.
“Namun demikian Kodim dan Pemda Kabupaten Malang dan Kota Batu sedang berupaya mencari solusi terbaik agar semua harga minyak goreng curah di Pasar menjadi Rp. 14.000,- sesuai ketentuan dari Pemerintah Pusat,” tegasnya. (Nana)





