BP2MI Menggelar Sosialisasi di Kampus IKTGM Kotamobagu

oleh -160 Dilihat

Kotamobagu, paradigmanasional.id Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar sosialisasi di Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika (IKTGM) Kotamobagu tentang peluang kerja luar Negeri dan pemantapan Pekerja Minggran Indonesia (PMI) ke Negara Jepang dengan program G to G, tepatnya di gedung Aula kampus Jumat (9/12/22).

Hadir dalam kegiatan tersebut, ada Asisten II Pemkot Kotamobagu, rektor IKTGM, dan Direktur penempatan Pemerintah kawasan Asia dan Afrika.

Rektor IKTGM Heriayana Amir S.Kep.Ners.,M.Kep dalam sambutannya mengatakan, kami mewakili pembina yayasan Bapak Hubain Fidi dan Ketua yayasan Ibu DR. Ns. Henny Kaseger.,S.Kep.,M.Kes mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan dari Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), yang diwakili oleh Direktur penempatan Pemerintah kawasan Asia dan Afrika.

” IKTGM pada tahun 2011, namanya adalah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES). Dan, hanya ada dua program studi yaitu Keperawatan dan Kebidanan.” tutur Heriayana.

Tahun 2014 kampus IKTGM ada ketambahan yaitu profesi Ners. Tahun 2017 ketambahan lagi dengan Kesehatan masyarakat. Tahun 2020 berubah bentuk dari STIKES, menjadi Institut dengan ketambahan empat program studi.

” Yaitu program studi Farmasi, ada teknik sipil, teknik elektro, dan teknik informatika. Sekarang kami membawa 8 program studi dan dua fakultas. Fakultas kesehatan juga fakultas teknologi.” terang Heriayana.

Berdiri pada tahun 2011 termasuk masih baru, dan sampai hari ini tahun 2022. Sudah 11 tahun IKTGM, masih perlu banyak pengembangan.

Asisten II Pemkot Kotamobagu Sitti Rafika Bora SE dalam sambutannya juga mengatakan, sosialisasi terkait Pekerja Minggran Indonesia (PMI) ini sangat penting dan sangat bermanfaat bagi kita. Terutama bagi mahasiswa yang lulus, terus mencari pekerjaan bukan hanya di dalam Negeri saja tetapi harus benar-benar berani mempersiapkan skill kualitas serta kemampuan berbahasa asing untuk bekerja di luar Negeri, tepatnya di Jepang.

” Saya minta adik-adik mahasiswa IKTGM yang hadir mengikuti sosialisasi pagi ini, dapat memperhatikan dengan baik. InsyaAllah setelah kita mendengarkan pemeparan ini, pasti semua yang mendengarkan akan optimis berani bekerja diluar Negeri. Terutama, yang menjadi sasaran kita untuk bekerja yaitu Negara Jepang.” ujar Asisten II.

Lanjut dalam sosialisasi dan pemaparan dari Direktur penempatan Pemerintah kawasan Asia dan Afrika Serivlina Tarigan mengatakan tugas dan fungsi BP2MI berdasarkan Perpres 19 Tahun 2019, melaksanakan kebijakan pelayanan dalam rangka penempatan dan perlindungan PMI secara terpadu.

” Seperti pelaksanaan kebijakan di bidang penempatan dan perlindungan PMI, penyelenggaraan pelayanan penempatan, dan pemenuhan hak PMI.” jelas Tarigan.

” Harapan kami dari BP2MI kepada adik-adik mahasiswa IKTGM yang akan lulus nanti, siapkan diri anda sebaik mungkin. Kejarlah apa yang menjadi keinginanmu untuk berkompetisi di luar Negeri, terkait pekerjaan.” pungkas Tarigan.

#Denny.D#

No More Posts Available.

No more pages to load.