DANA REHABILITASI SEKOLAH SDN  BOJONG 1 DI DUGA DI SALAHGUNAKAN

oleh -1156 Dilihat

Sukabumi, paradigmanasional.id + Di dalam revitalisasi SDN BOJONG 1.Desa Bojong Kec. Cikembar Kab.Sukabumi Jawa Barat yang mendapat bantuan dari pemerintah pada tahun 2025 senilai 689.146.482.88 juta kini menjadi sorotan public karena pihak sekolah menerima bantuan anggaran dana cukup fantastis besar sehingga menggoda bagi oknum untuk mencari peluang memanfaatkan, kesempatan dalam kesempitan untuk meraih keuntungan di balik program.

Pasalnya ketika paradigma Nasional turun kelapangan telah di temukan kejanggalan  yang terindikasi adanya oknum konsultan  yang ikut campur dalam proses pengadaan bahan matrial seperti halnya baja ringan, dimana bahan tersebut yang langsung di pasok olehnya berinisial O.

Padahal bahan matrial itu sepenuhnya menjadi kewenangan panitia pembangunan di sekolah dan menurut panitia inisial N  terkait bahan matrial yang di pasok oleh konsultan kami jajaran panitia tidak pernah di ajak musyawarah, ucapnya.

Berdasarkan hasil pantauan yang di himpun Info aktual dari panitia pelaksana  pembangunan rehabilitasi sebanyak Lima ruang kelas yang di kerjakan secara swakelola ini seharusnya di jalankan dengan transparansi dan akuntabilitas
Kami akui kegiatan ini tak sesuai moto swakelola artinya tidak sesuai juklak dan juknis.

Saat di konfirmasi terkait pengadaan baja ringan untuk atap bangunan sekolah  pihak panitia mengatakan bahwa matrial tersebut di suplay  langsung oleh konsultan tanpa di adakan musyawarah dengan kami jajaran panitia,ujarnya.

Padahal dalam aturan sudah jelas untuk pelaksanaan pembangunan itu sepenuhnya sudah menjadi tanggung jawab pihak sekolah dan panitia. lebih kecewa lagi bahan yang di gunakan baja ringan diduga tak berkualitas lantaran tidak ada SNI nya itu juga jadi bahan perbincangan karena berdampak pada kualitas kekuatan kedepan, tentunya.

Hal ini kondisi bangunan dinilai berpotensi menjadi konflik kepentingan untuk meraih keuntungan pribadi oleh oknum yang berlindung di balik program pembangunan rehabilitasi sekolah dengan cara melakukan praktek seperti ini berawal dari ketidak transparansi an dan akuntabilitas dalam pengelolaan uang negara.

Kemudian sampai sekarang ini Kepala sekolah maupun Konsultan belum juga dapat di mintai keterangan resmi meski pihak jurnalis sudah berupaya untuk  konfirmasi terkait dugaan tersebut, namun sayang mereka itu susah di temui.

Menambahkan tokoh pemuda sekaligus aktivis Sukabumi Lucky angkat bicara terkait adanya dugaan penyalah gunaan anggaran dana untuk pembangunan rehabilitasi sekolah SDN Bojong 1.ini guna untuk menjamin kualitas bangunan yang baik dan meminta kepada pihak dinas instansi terkait agar segera turun kelapangan   untuk melakukan pengawasan lebih ketat agar potensi penyalahgunaan dalam proyek pembangunan di setiap sekolah itu tidak di jadikan peluang oleh oknum untuk mencari keuntungan pribadi.

Masih di katakan Lucky dengan program pembangunan revitalisasi secara swakelola itu harus memberikan kualitas bangunan yang baik guna bermanfaat untuk belajar para siswa.
Jika sistem swakelola masih saja di mainkan oleh oknum maka jangan harap kualitas bangunan dapat menjamin baik .
Oleh karena itu,Kami memohon pada pihak APH terkait atas dugaan penyalahgunaan tersebut agar segera turun kelapangan untuk menindak lanjut jika itu terbukti pelanggaran maka pelaku harus menerima konsekuensi hukum sesuai kerugian negara, tandas nya.
Kabiro Sukabumi :
Agus setiawan /Acep.s1

No More Posts Available.

No more pages to load.