Demo Aksi Hari ini, Dua Gedung DPRD Lombok Mataram NTB Ludes Terbakar.

oleh -723 Dilihat
Kobaran api melalap seluruh kantor DPRD Provinsi NTB dalam aksi demonstrasi yang terjadi pada Sabtu 30 Agustus 2025.

Lombok NTB, paradigmanasional.id Aksi masa setelah demo Bubarkan DPR dan Demo buruh di DPR RI, tak cuma Polda Metro Jaya jadi sasaran amukan masa. Terbaru Kantor DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Jalan Udayana, Kota Mataram, dibakar massa pengunjuk rasa, Sabtu (30/8/2025).

Massa aksi terdiri dari komunitas ojek online, masyarakat, dan mahasiswa.

Kerusuhan ini dipicu kematian pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang tewas di lindas mobil taktis Brimob di Jakarta pada 28 Agustus 2025.

Mereka juga menuntut agar kenaikan gaji dan tunjangan DPR RI dibatalkan.

Masa aksi juga merengsek masuk ke dalam, melakukan penjarahan, kursi dibawa keluar, lampu dirusak hingga seluruh perabotan yang ada didalam kantor dipaksa keluar.

Asap pekat seketika menyelimuti Kantor DPRD NTB, ledakan juga terdengar dari arah dalam kantor yang terbakar.

“Ngeri mas, ini tumben seperti ini, bukan hanya ban saja yang dibakar, tapi seluruh gedung,” ucap Syarif Hidayat, seorang warga, saat ditemui di lokasi kejadian, seperti diberitakan Tribun Lombok, Sabtu (30/8/2025).

Pantauan awak media di Lokasi kejadian, sesaat kondisi mencekam menjadi tontonan warga sekitar, kebakaran hebat menyelimuti kantor DPRD NTB.

Masa aksi mulai berdatangan sekitar pukul 12:30 Wita, setelah melakukan demonstrasi di Polda NTB.

Aksi mulai mencekam sekira pukul 13:30, WIT , masa aksi yang tidak menemukan keberadaan Anggota DPRD di dalam kantor langsung masuk melakukan aksi pembakaran. Seruan revolusi juga bersipongang.

Pendemo sempat dipaksa mundur oleh pihak keamanan dengan tembakan air mata yang dilakukan pihak kepolisian yang sedang berjaga di areal kantor DPRD Provinsi NTB.

Namun, upaya tersebut tidak membuat pendemo gentar, justeru sebaliknya mereka tetap berada didepan kantor, melihat terbakarnya kantor DPRD sambil menyerukan ‘Revolusi’.

Massa aksi juga berunjuk rasa di Polda NTB, Sabtu (30/8/2025). Mereka melakukan pelemparan batu ke arah personel polisi yang sedang bertugas melakukan pengamanan.

Kobaran api melalap seluruh kantor DPRD Provinsi NTB dalam aksi demonstrasi yang terjadi pada Sabtu 30 Agustus 2025.

Papan pemberitahuan yang terpajang di depan pintu polda NTB mengalami kerusakan.

Aksi demontrasi di DPRD Provinsi NTB pada Sabtu, 30 Agustus 2025 siang, berlangsung anarkis. Ratusan massa aksi tidak terkendali, menyebabkan dua gedung utama Kantor DPRD Provinsi NTB terbakar hebat.

Menyikapi hal itu, pihak Sekretariat DPRD NTB melalui Kepala Bagian Umum dan Humas, Muhammad Erwan yang ditemui di lokasi mengonfirmasi bahwa seluruh gedung kantor DPRD NTB itu terbakar habis tidak tersisa.

“Api melahap ruang pimpinan, ruang sekretariat, ruang semua wakil ketua, ruang paripurna dan segala macam yang ada di dalam gedung,” kata Erwan.

Saat massa datang ke kantor DPRD pukul 12.00 Wita, Erwan mengakui bahwa tidak ada satu pun anggota dewan ada di tempat dan menemui massa aksi. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pimpinan dewan, dan bersiap untuk menerima massa aksi.

Akan tetapi aksi massa aksi yang diduga beringas, tanpa aba-aba mereka bergerak cepat masuk ke dalam ruangan kantor, sambil merusak fasilitas yang ada dan membakar semuanya.

“Rencana Ketua DPRD Baiq Isvie Rupaeda akan menemui, tapi karena situasi tidak terkendali maka negosiasi tidak ada komunikasi,” tuturnya.

Erwan mengaku tidak sempat terjadi dialog dan negoisasi antara massa aksi dan pihak DPRD. Dan di luar dugaannya, massa aksi yang bergerak cepat langsung melakukan aksi pembakaran.

“Karena ini hari Sabtu kami tidak masuk. Semua berkas tidak bisa kita amankan. Demo kan harusnya sampaikan aspirasi tapi kami tidak menyangka ini akan terjadi pembakaran,” keluhnya.

Sementara pihak aparat keamanan yang berjaga tidak bisa berbuat banyak, lantaran aparat tidak berani bersentuhan langsung dengan massa aksi. Sehingga massa dengan cepat dan mudah menerobos masuk ke dalam gedung.

Akibat terbakarnya dua bangunan gedung Kantor DPRD NTB tersebut. Dia memprediksi akibat pembakaran Gedung DPRD ini pihaknya mengalami kerugian sampai puluhan miliar. “Kalau kerugian ini dua gedung satu gedung utama ludes. Ini nilainya puluh miliar,” pungkasnya.

“(Korlipn).

No More Posts Available.

No more pages to load.