Dinas Kesehatan Bolmong Gelar Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan

oleh -1193 Dilihat
oleh

BOLMONG, paradigmanasional.id – Pada Rabu 10 Maret 2022 Pemerintah kabupaten Bolaang Mongondow melalui Dinas kesehatan Bolmong menggelar rembuk stunting tingkat kecamatan bertempat di Meeteng room tiga bintang jalan Gatot Subroto mongkonai Kota Kotamobagu Sulawesi Utara.

Kadis Kesehatan Bolmong Julin Papuling SKM. MM melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Bolmong Yusuf Detu S.Kep. Ners dalam sambutannya mengatakan rembuk stunting selain isu nasional tentang covid 19 tetapi masalah kesehatan menjadi tugas kita bersama sehingga kegiatan tersebut sangat luar biasa dan kegiatan ini merupakan hal terpenting karena kegiatan rembuk stunting tingkat kecamatan bermanfaat untuk mengatasi isu nasional. Dengan demikian kegiatan rembuk stunting tingkat kecamatan dibuka dengan resmi.

Sementara itu Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Sutami Potabuga SST mengatakan, pada tahun 2021 Kabupaten Bolmong memiliki 117 Kasus Stunting di usia 0 sampai 24 bulan (2 Tahun) jadi menjadi tanggung jawab serta peran dari pada Lintas sektor.

Menurut Sutami, pihaknya hanya menyampaikan Data karena untuk melakukan penurunan kasus Stunting yang ada di Bolmong diharapkan peran serta dari Multi Sektoral yang mana melibatkan Semua OPD yang ada.

“Jadi dari 117 Kasus itu kita akan tangani di tahun 2022 nanti, yang menangani itu adalah desa dengan menggunakan dana desanya,” tegas tuka Sutami.

Dijelaskan pula bahwa Stunting di Kabupaten Bolmong saat ini berada pada angka Prevalensi 0,77%, dimana yang tertinggi ada di Wilayah kecamatan Lolayan, kecamatan Dumoga Barat, Kecamatan Dumoga Tengah, Kecamatan Lolayan, kecamatan Lolak dan Kecamatan Poigar.

Dengan demikian diharapkan dengan diadakan pertemuan ini dapat memperoleh suatu kesepakatan ditingkat kecamatan maupun desa dalam upaya pencegahan penurunan Stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow.

“Pencegahan Stunting itu tidak dillaksanakan Pada anak Balita tapi pencegahan di masa Pra Kehamilan sehingga 1000 hari pertama kelahiran status dari pada anak balita tersebut dijamin lebih baik agar tidak diperoleh Kasus Stunting di tahun tahun berikut,” tegas Kabid Kesmas Sutami Potabuga.

Kegiatan stunting tingkat kecamatan dihadiri langsung oleh Pembawa materi dari Universitas Samratungi (Unsrat) Manado DR, dr, Nelly Mayulu, M.Si. Serta Ketua Bapeda Kabupaten Bolmong Ir. Taufik Mokoginta, Kadis PMD, Dinas KB, Serta para Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Bolmong.

(Feki Sajow)

No More Posts Available.

No more pages to load.