Fisip Ubhara Tumbuhkan Jiwa Kepedulian Mahasiswa Lewat KKN

oleh -1155 Dilihat

Jawa Timur, paradigmanasional.id – Tahun 2022 ini merupakan tahun ketiga Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pada setiap pelaksanan KKN, Ubhara ingin mengajak para mahasiswa agar lebih berdaya di tengah masyarakat. Antara lain dengan meningkatkan kepedulian dan empati mahasiswa kepada permasalahan masyarakat, mengatasi permasalahan yang dihadapi dan mengembangkan potensi yang dimiliki masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Bhayangkara Surabaya, Bagus Ananda, kepada Jatim Newsroom Dinas Kominfo, Jumat (2/12/2022).

Dikatakan Bagus, KKN kini telah menjadi program yang secara efektif meningkatkan daya kritis dan pengalaman bagi mahasiswa dalam bentuk nyata. Selain itu juga memberi dampak bagi masyarakat.

“Saat ini, program KKN menjadi mata kuliah yang diwajibkan oleh perguruan tinggi untuk mahasiswa pada setiap program studi di jenjang S1,” ujar Bagus.

Melalui KKN, kata Bagus, mahasiswa akan mempunyai pengalaman bekerja yang berharga setelah terlibat dalam kegiatan masyarakat. Mahasiswa akan belajar bagaimana secara langsung menemukan, memecahkan, dan menanggulangi masalah secara pragmatis di tengah masyarakat.

Bagus pun mencontohkan kegiatan KKN mahasiswa Prodi Administrasi Publik yang dilaksanakan selama satu bulan, yaitu pada 20 Oktober hingga 20 November 2022 lalu di Kabupaten Pasuruan. Program kerja kelompok KKN 32 itu bertema Pemberdayaan Petani Tanaman Hias dan Penataan Arsip dalam Peningkatan Perekonomian UMKM di RT 05 RW 03 Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Dijelaskan Bagus, Desa Ledug, Kec. Prigen ini dinilai mempunya potensi menjadi Kampung Wisata Bunga namun belum terolah secara maksimal. Hal itu nampak dari penataan bunga-bunga yang indah di rumah penduduk yang sudah cukup rapi dan terdapat beraneka jenis tanaman bunga yang siap dijual, namun animo kunjungan masyarakat ke Kampung Bunga Desa Ledug masih sangat kurang.

“Hampir seluruh warga Desa Ledug mempunyai beragam tanaman hias dan bunga yang ditanam dalam pot-pot bunga dan polybag. Tanaman hias dan bunga ini sedianya untuk dipajang sebagai produk yang dijual kepada pengunjung Kampung Bunga Desa Ledug. Namun, karena animo pengunjung masih belum banyak maka hasil dari penjualan tanaman hias dan bunga belum bisa maksimal,” terang Bagus.

Melihat hal ini, KKN Fisip Ubhara kelompok 32 ini pun melakukan beberapa program untuk membantu warga Desa Ledug. Antara lain, membuat meja pengeringan akar dan melengkapi fasilitas karantina tanaman. Selain itu, mengemas tanaman hias sesuai standar ekspor yang ditetapkan, memberikan barcode pada tiap jenis tanaman, memberi sosialisasi terkait pengarsipan pada warga setempat, hingga menjalin kerjasama timwork.

“Dengan upaya-upaya yang dilakukan mahasiswa Fisip Ubhara tersebut, mereka mendapat apresiasi positif dari Ketua RT 05 RW 03 Desa Ledug, Bapak Mansyur. Beliau berpendapat bahwa program kerja KKN Ubhara terutama kelompok 32 ini sangat positif dan membantu warga. Terutama dalam penambahan green house hingga mengingatkan warga akan pentingnya penataan arsip,” terang Bagus.

Maka, Bagus pun berharap ke depan pada tahun 2023 KKN Mahasiswa Fisip Ubhara ini bisa lebih membantu warga lagi, teruatama dalam membangkitkan UMKM penjual bunga dan ikut serta memasarkan produk melalui fasilitas digital online.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.