Gibran Dianggap Songong Dalam Debat Cawapres, PRIMA Kota Surabaya : Anak Muda Banyak Gagasan Kok Dianggap Songong?

oleh -631 Dilihat

Surabaya, paradigmanasional.id Debat cawapres 2024 pada malam ini, Minggu (21/1/2024), membahas soal isu Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat dan Desa berlangsung seru. Para cawapres bergantian memaparkan visi masing masing. Beberapa kali nampak saling serang dan memberi pertanyaan kepada masing masing calon. Bahkan tak jarang saling menyindir satu sama lain.

Hendraven manihuruk, ketua DPK partai rakyat adil makmur (PRIMA) kota Surabaya menilai bahwa debat semalam menunjukkan kualitas gibran sebagai seorang sosok pemimpin muda yang penuh gagasan dan ide. Meski semalam banyak netijen menilai gibran sebagai seorang yang songong dan tak menghormati paslon lain, hendraven memiliki pandangan sendiri. ” Di twitland, songong sempat menjadi trending. Kenapa seorang anak muda yang visioner, menyampaikan gagasannya kepada sosok yang lebih tua secara usia dan sosok yang lebih intelek secara gelar, dianggap songong? Namanya juga debat, biasalah itu. Dulu gibran dianggap sebagai bocah ingusan, giliran sekarang dia menyampaikan pandangannya yang visioner dianggap songong. Hilirisasi, smart farming melibatkan generasi muda, transisi energi hijau, itu kan gagasan visioner. Apakah anak muda yang memiliki gagasan visioner dianggap songong dan tidak punya etika?
Toh gibran juga tidak menyerang secara personal paslon lain. Bandingkan dengan debat capres sebelumnya, dimana anis dan ganjar “mengeroyok” prabowo secara bergantian, bahkan cenderung menyerang prabowo secara personal. Di akhir debat gestur Gibran memperlihatkan bahwa dia menghormati lawan debatnya” ujarnya.

Soal etika, hendraven yang juga komandan tim Golf TKD prabowo gibran kota surabaya berpendapat bahwa paslon lain kurang etis ketika menyampaikan kekurangan pemerintahan saat ini, sementara mereka juga masih bagian dari kekuasaan hari ini. “Mengkritik food estate gagal, mengkritik penegakan hukum, tidak setuju IKN, namun mereka masih jadi bagian dari kekuasaan. Ini seperti buruk rupa cermin dibelah.”

Hendraven menilai, apa yang disampaikan gibran soal hiliralisasi dalam closing statemennya, menjadi sebuah poin penting bagi generasi muda. “Hilirisasi itu sesuai dengan pasal 33 UUD 1945, dimana kekayaan alam dikelola untuk kemakmuran rakyat. Dan akan berpeluang membuka 19 juta lapangan kerja bagi generasi muda. Dari sini kan kelihatan, kalau apa yang disampaikan gibran sangat pro terhadap anak muda”.

Seperti yang diketahui, pilpres kali ini diikuti 3 paslon. Paslon pertama anis baswedan muhaimin iskandar yang diusung PKB, nasdem, PKS dan partai ummat. Kemudian paslon nomor 2 prabowo subianto gibran rakabumi yang diusung gerindra, golkar, demokrat, pan, psi, partai gelora, PBB, partai garuda dan partai prima. Dan paslon nomor 3 ganjar pranowo mahfud MD yang diusung PDIP, PPP, perindo dan hanura.

(Deksa)

No More Posts Available.

No more pages to load.