
Labuhanbatu, paradigmanasional.id – Peredaran narkotika di Dusun Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu diduga kembali marak dan tidak terkendali. Warga setempat mengaku resah dan resah karena aktivitas transaksi barang haram itu disebut sudah berlangsung lama di tengah permukiman.
Lebih mengejutkan, warga menyebut ada sosok yang diduga menjadi pengendali peredaran di wilayah itu dengan inisial Y. Namun hingga saat ini belum terlihat tindakan nyata dari Polsek Kualuh Hulu untuk melakukan penyelidikan maupun penindakan.
Sudah marak kali bg di Gunting Saga ini. Katanya bandarnya inisial Y. Tapi kok kayak tidak mampu ditindak. Kami warga sudah resah, tidur pun tidak tenang,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan, sabtu (25/7/2026).
Aktivitas Diduga Hampir Setiap Hari
Menurut pengakuan warga, aktivitas mencurigakan berupa transaksi dan penggunaan narkoba sudah menjadi “pemandangan biasa”. Lokasinya berada tidak jauh dari rumah warga dan jalur yang dilalui anak-anak sekolah.
Hal ini membuat orang tua khawatir generasi muda di Gunting Saga akan terjerumus ke barang haram tersebut.
“Kami takut anak-anak kami terjerumus. Yang beli itu anak muda semua bg. Kalau dibiarkan terus, Gunting Saga bisa jadi sarang narkoba. Tolonglah Pak Polisi segera bertindak,” tegas warga lainnya dengan nada kecewa.
Warga menilai, lambatnya respon aparat membuat para pelaku semakin berani. “Kayak ada pembiaran. Padahal kami sudah lama bisik-bisik ke aparat,” imbuhnya.
Desak Kapolsek Kualuh Hulu: Jangan Ada Pembiaran
Melihat kondisi yang semakin parah, warga kini mendesak secara terbuka kepada Kapolsek Kualuh Hulu dan Kapolres Labuhanbatu agar segera melakukan penyelidikan mendalam dan penindakan tegas terhadap dugaan peredaran narkoba di Gunting Saga.
Warga berharap tidak ada tebang pilih dan tidak ada pembiaran terhadap siapapun yang terlibat, termasuk sosok yang disebut-sebut berinisial Y.
Jangan tunggu ada korban dulu baru bergerak! Kami minta Bapak Kapolsek Kualuh Hulu segera perintahkan anggotanya untuk turun, lakukan penyelidikan, dan gerebek lokasi itu. Tangkap bandarnya. Buktikan bahwa hukum masih tajam di Kualuh Hulu,” desak warga.
Warga juga menekankan bahwa pemberantasan narkoba adalah program prioritas Kapolri. Jika di tingkat kecamatan saja tidak direspon, maka akan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Generasi Muda Taruhannya
Tokoh masyarakat setempat juga angkat bicara. Mereka meminta aparat tidak menutup mata karena dampak narkoba sangat luas. Mulai dari rusaknya moral anak muda, meningkatnya aksi kriminalitas, hingga rusaknya tatanan sosial di desa.
“Ini bukan hanya soal narkoba. Ini soal masa depan anak cucu kami di Gunting Saga. Kalau Polsek Kualuh Hulu tidak bergerak sekarang, mau tunggu sampai berapa banyak korban?” kata salah satu tokoh masyarakat.
Menunggu Tindakan Konkret Aparat
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut kepada Kapolsek Kualuh Hulu maupun Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu.
Pihak kepolisian diharapkan dapat memberikan keterangan resmi terkait langkah apa yang akan diambil untuk menindaklanjuti keresahan masyarakat di Gunting Saga.
Redaksi paradigmanasional.id berkomitmen untuk mengawal kasus ini. Kami juga membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi seluas-luasnya kepada pihak-pihak yang keberatan atas pemberitaan ini, sesuai dengan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Dengan asas praduga tak bersalah, kami berharap aparat dapat bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk mengungkap fakta sebenarnya di lapangan.
Penulis: Ade Rambe






