Gus Miftah Rosthing : Bahlil Jadi Menteri Bukan karena Prestasi, Tapi Karena Lucu.

oleh -1782 Dilihat

Gus Miftah saat ceramah menghadiri buka bersama kabinet di Istana Negara, Jakarta

Jakarta, Paradigmanasional.id – Kamis, 28 Mar 2024.Pendakwah Gus Miftah memberikan ceramah di acara buka puasa Presiden Jokowi bersama kabinet di Istana Negara, Jakarta. Gus Miftah sempat melempar candaan ke Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang jadi menteri bukan karena prestasi tapi karena lucu.

Gus Miftah awalnya berbicara rata-rata seorang presiden dalam Islam memiliki pelawak. Ia menyebutkan contoh era Presiden Soeharto hingga Abdurachman Wahid (Gus Dur).

“Rata-rata presiden dalam Islam punya pelawak, punya orang lucu, Harun al Rasyid punya penghibur yang sangat mustajab namanya Abu Nawas, dulu konon Pak Soeharto waktu beliau susah undang pelawak dari Jogja namanya Basiyo,” kata Gus Miftah dalam ceramahnya di acara Bukber Jokowi bersama kabinet di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/03/2024).

Gus Muftah lantas yakin Jokowi tidak perlu undang pelawak lagi karena ada menterinya yang lebih dari pelawak. Gus Miftah menyebut yang dimaksud adalah Bahlil.

“Tapi saya yakin Pak Jokowi enggak perlu undang pelawak karena ada menteri yang lebih lucu daripada pelawak, Pak Bahlil,” ujarnya.

Gus Miftah lalu curiga kalau Bahlil jadi menteri bukan karena prestasi melainkan karena lucu.

“Makanya kadang-kadang saya curiga Pak Bahlil ini jadi menteri bukan karena prestasi, tapi karena lucu,” ujarnya yang disambut tawa Jokowi dan para menteri yang hadir.

Gus Miftah lalu berbicara soal Gus Dur yang tidak pernah mengundang pelawak. Gus Miftah menyebut Gus Dur sendiri lebih lucu dibanding pelawak.

“Gus Dur nggak pernah undang pelawak karena Gus Dur lebih lucu dibandingkan pelawak. Saya masih ingat Gus Dur mengatakan Gus Dur kenapa Anda kalau ceramah selalu dimulai dengan assalamualaikum. Saya itu ngucapin itu bukan karena taat, saya pengen cek ombak ada yang datang atau enggak,” ujarnya.

Pendakwah Gus Miftah berkelakar menggoda Menteri Investasi Bahlil Lahadalia saat menyampaikan ceramah dalam acara buka puasa bersama Presiden Joko Widodo dengan para menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2024). Gus Miftah mengaku curiga Bahlil dijadikan menteri oleh Jokowi karena lucu, bukan karena prestasinya. Hal itu mengundang gelak tawa para menteri yang hadir, termasuk Bahlil. Mulanya, Gus Miftah mengungkapkan, kebanyakan kepala negara maupun tokoh tertentu memiliki selera humor yang baik, sehingga punya kedekatan dengan pelawak.

“Sejuk” Ia lantas mencontohkan salah satu pemimpin islam yang merupakan khalifah kelima dalam dinasti Abbasiyah, Harun Ar-Rasyid. Ia memiliki penghibur yang mustajab dan mengundang gelak tawa,

“Dulu konon Pak Soeharto itu waktu Beliau susah, (juga) undang pelawak ke Yogya,” kata Gus Miftah di Istana Negara, Kamis. Pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji lalu berseloroh, Presiden Jokowi tidak perlu mengundang pelawak lantaran sudah memiliki menteri yang lebih lucu dari pelawak. Ia lalu menyebut nama Bahlil yang menurutnya sosok jenaka.

“Saya yakin Pak, kalau Pak Jokowi ini enggak perlu undang pelawak karena sudah punya menteri yang lebih lucu daripada pelawak. Bahlil itu, lho. Makanya kadang-kadang saya curiga Pak Bahlil jadi menteri ini bukan karena prestasi, tapi karena lucu,” kata dia.

Jokowi dan Para Menteri Spontan Tertawa… Lebih lanjut, ia menyinggung sosok presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid yang juga memiliki selera humor yang baik. “Gus Dur sangat taat dengan kiai, tapi enggak pernah undang pelawak karena Gus Dur lebih lucu dari pelawak,” ucap Gus Miftah.

Sejumlah menteri hadir dalam acara buka puasa bersama tersebut. Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Hadi Tjahjanto, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Lalu, Menteri Luar Negeri Retno L. P. Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, dan Menteri ESDM Arifin Tasrif. Menteri lain juga tampak hadir seperti Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, hingga Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

(Pimred).

Dilansir Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (28/03/2024).

No More Posts Available.

No more pages to load.