
KOTAMOBAGU, Paradigmanasional.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kota Kotamobagu dari Partai PDI Perjuangan Dr. Ns, Henny Kaseger S.Kep., M.Kes, terkait Idul Adha, yaitu berkurban dalam Islam adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, menunjukkan ketaatan dan syukur atas nikmat yang diberikan, serta berbagi dengan sesama, terutama kaum dhuafa.
Hal tersebut disampaikannya langsung kepada wartawan saat berada di tempat penyembelihan hewan kurban, tepatnya di samping pelataran kampus Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika (IKTGM) Kotamobagu, Jumat (6/06/25).
“Menurut saya berqurban juga bertujuan untuk meneladani Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, atas perintah Allah SWT,” tutur Henny Kaseger.
Dikenal sebagai anggota DPRD Kota Kotamobagu, Henny Kaseger saat ini sebagai ketua yayasan pendidikan Kota Kotamobagu. Sosok akademisi ini juga sebagai pemerhati kesehatan, sangat menjunjung tinggi integritas, disiplin, loyal pada tanggung jawab, serta sangat baik kepada sahabat di lingkungan pekerjaan dan di mana saja ketika bersama-sama beliau. Sehingga, ketika ada momen seperti ini Henny Kaseger bersama keluarga sangat-sangat iklas berbagi dengan warga yang kurang mampu dan wajib menerima.
“Selain mendekatkan diri kepada Allah SWT, Berkurban adalah bentuk ibadah yang mendekatkan hamba kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya,” ungkap Henny Kaseger.
Lanjut, Alhamdulillah untuk Idul Adha tahun ini, 2025, bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1446 Hijriah, yang jatuh pada hari Jumat, kami keluarga Hubain Fidi/Kaseger bisa menyembelih 2 ekor sapi kurban.

“Ini sudah menjadi rutinitas, setiap Idul Adha niat saya bersama keluarga berkurban 2 ekor sapi, apabila diberikan kelebihan rezeki dari Allah SWT, bisa lebih dari itu. Nah, untuk data atau jumlah masyarakat di wilayah kami tinggal yaitu Kotamobagu Barat yang wajib menerima suda ada. Jadi saya bersama keluarga langsung menyalurkan daging kurban tersebut kepada yang wajib menerima,” tambah Henny Kaseger.
Selain di wilayah kami, ada beberapa titik juga yang di laksanakan penyembelihan sapi kurban, seperti di Desa Bolaang, Bolangitang, dan sebagainya, itu di wilayah BMR. Begitu juga di wilayah tempat tinggal bapak Hubain Fidi (suami), yaitu Buton.
“Dengan berkurban ini, kita umat Islam menunjukkan ketaatan dan kesiapan untuk mengorbankan harta demi jalan Allah, menunjukkan syukur, berbagai dengan sesama, meneladani Nabi Ibrahim AS, membersihkan harta, meningkatkan ketakwaan, menguatkan ukhuwah islamiyah dan membantu kaum dhuafa,’ jelas Henny Kaseger.

Henny menambahkan, bahwa berbagi daging kurban, dibagikan kepada fakir miskin, sehingga menjadi momen untuk berbagi dan memperkuat tali persaudaraan.
“Harapan saya semoga mereka yang berhak menerima, bisa mencicipi, bahagia, dan bersyukur kepada Allah SWT. Dan, apa yang kami makan, mereka harus merasakan juga. Manusia di hadapan Allah SWT sama,” pungkas Henny Kaseger.
#( Denny.D)#







