Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bolmong Gelar Rakercab ke-II

oleh -2417 Dilihat

Kotamobagu, paradigmanasional.id Kegiatan rapat kerja cabang ke-II Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Bolaang Mongondow (BOLMONG) digelar tepatnya di hotel Sutan Raja Senin (3/7/23)

Hadir dalam kegiatan Rakercab ke-II IBI, ketua pengurus Daerah IBI Provinsi Sulawesi Utara, ketua cabang IBI Kab- Bolmong, serta semua pengurus ranting.

Ketua pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Sulawesi Utara Mariah Dondokambey S.KM. M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan seperti ini harus menjadi contoh bagi Daerah-daerah yang berada di wilayah SULUT. Karena, memang patut di apresiasi Bolmong sangat pekah dan cepat memulai rapat kerja cabang ke-II IBI di Tahun 2023.

“Dalam kegiatan rakercab tersebut bukan hanya di Provinsi Sulawesi Utara, tetapi seluruh Indonesia di 34 Provinsi. Saat ini Bolmong yang pertama kali melaksanakan, di ikuti cabang-cabang lain,” tutur Mariah Dondokambey.

Dan pelaksanaannya sudah sesuai jadwal. Jadi semua harus selesai pada bulan September, untuk 15 kabupaten Kota terkait rakercab IBI. Perlu diingat kedepan kita akan laksanakan kongres.

“Kita sebagai organisasi harus mengacu ke AD ART atau Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, itu berjenjang dari pusat rakernas, rakerda dan rakercab,” terang Mariah Dondokambey.

Jadi diharapkan dalam penyelenggaraan rakercab ini, tentu kita dapat melakukan evaluasi juga.

“Terkait bidang pelayanan, harus selalu meningkatkan kompetensi bidan di sesuaikan dengan pelatihan-pelatihan. Seperti penggunaan aplikasi telebidan dan Sipilo,” jelas Mariah Dondokambey.

Lanjut di kesempatan yang sama, dalam sambutan Ketua IBI cabang Bolmong
Suriati Pianggolung, SST, M.Kes menyampaikan, rakercab yang di laksanakan hari ini, merupakan suatu wadah, atau wahana dimana berkumpulnya pengurus cabang, pengurus ranting untuk melaksanakan konsolidasi penguatan organisasi.

“Secara teknis bagaimana kita juga harus mempertanggung jawabkan kepengurusan setengah periode,” ujar Suriati.

Sebentar kita akan membacakan lagi kembali rencana kerja yang sudah kita susun pada waktu yang lalu, dimana Ibu Mariah Dondokambey juga hadir.

“Karena ketika kita membuat rencana kerja, itu disesuaikan dengan era pandemi pada waktu itu. Sehingga ada perubahan yang terjadi ketika kita masuk pada Daerah endemi. Sekarang, sudah bisa dikatakan endemi, sehingga untuk melakukan kegiatan-kegiatan kembali seperti semula sebelum dilanda pandemi,” pungkas Suriati.

(Denny.D)

No More Posts Available.

No more pages to load.