
Kotamobagu, paradigmanasional.id – Salah satu yang patut diapresiasi, dan ini menjadi kebanggaan tersendiri dari Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika (IKTGM) Kotamobagu. Begitupun orang tua yang mengasuh sejak kecil, membesarkan, menyekolahkan, sehingga lulus dan bisa mendapatkan kepercayaan.
Putri sulung dari Ibu Dee Dadu yang tinggal di Kelurahan Biga Kacamatan Kotamobagu Utara ini patut dicontoh. Dari jumlah 30 lebih mahasiswa IKTGM Kotamobagu di masing-masing jurusan yang ikut tes, hanya satu saja yang lulus.
Dia adalah Ulfa Fitria Ningsih Ahmad semester tujuh pada fakultas ilmu kesehatan IKTGM Kotamobagu.
Mahasiswa program studi S1 kesehatan masyarakat jurusan peminatan kerja ini, tentu sangat-sangat bersukur bisa lulus dan mendapatkan prestasi, serta di berangkatkan.
” Alhamdulillah saya lulus pada program magang dan studi independen bersertifikat di Paragon Technology and Innovation Tanggerang.” tutur Ulfa kepada wartawan paradigma Selasa (2/8/22).
Nantinya saya masuk di devisi emergency management, atau respons management. Yaitu tentang tanggap darurat.
” Tugasnya membuat juga indentifikasi bahaya contoh bahaya kerjanya seperti apa, serta resikonya. Dan Terkait pengendalian resiko itu.” ujar Ulfa.
Kami akan tetap mendapatkan pembekalan dari pihak Kampus IKTGM Kotamobagu, dan pihak perusahaan di mana kami magang.
” Nah’ saya magang itu selama 5 bulan. Semua terkait pembiayaan selama saya tinggal dan magang di tanggung oleh Negara dalam hal ini Kementerian pendidikan.” tandas Ulfa.

” Harapan saya semoga selesai magang, bisa memberikan kontribusi positif pada IKTGM Kotamobagu. Membanggakan orang tua dirumah, keluarga, dan teman-teman di kampus. Terpenting itu juga selama 5 bulan magang bisa mendapatkan ilmu dan pengetahuan di perusahaan tersebut. Agar Kedepan ketika selesai studi di IKTGM, dan langsung mendapatkan pekerjaan tidak kaku lagi untuk bekerja.” pungkas Ulfa.
#Denny.D#





