Inspiratif Didikan AKP Didot, Tim MSN Polres Labuhanbatu Bantu Nenek dan Cucu Yatim Hidup di Kontrakan.

oleh -40 Dilihat

LABUHANBATU, paradigmanasional.id Kepedulian sosial kembali ditunjukkan jajaran Polres Labuhanbatu. Seorang nenek sebatang kara bernama Siti Khadijah, 55 tahun yang terbaring sakit selama sepekan tanpa penanganan akhirnya mendapat pertolongan dari Tim Media Satuan Reserse Narkoba atau MSN Polres Labuhanbatu.

Nenek Siti Khadijah diketahui tinggal di rumah kontrakan Jalan Ahmad Ridho, Rantauprapat, bersama cucu laki-lakinya yang masih duduk di bangku kelas 2 SD. Kondisi ekonominya sangat memprihatinkan.
Untuk menyambung hidup dan membiayai sekolah cucunya, sehari-hari nek Siti bekerja sebagai tukang cuci gosok di dua rumah tetangga kontrakannya.

Upah yang diterima sangat kecil. Dalam satu bulan, ia hanya mendapat sekitar Rp300.000 dari satu rumah. Sementara biaya kontrakan yang harus dibayarnya mencapai Rp350.000 per bulan. Bahkan kontrakan bulan ini pun belum terbayar.
Karena tidak ada biaya, saat sakit selama 1 minggu terakhir nek Siti memilih bertahan di rumah tanpa berobat.

Kami prihatin sekali. Bayangkan itu ibu kita. Tinggal berdua sama cucu kelas 2 SD, sakit seminggu nggak ke RS karena nggak ada biaya,” ujar Ketua MSN Polres Labuhanbatu, Rio Tan saat diwawancarai di RS Hartati, Rabu (09/09/2026).

Aksi kemanusiaan ini disebut Rio Tan sebagai wujud pembinaan dari Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto, S.H., yang akrab disapa AKP Didot.
Pak Kasat Didot itu pembina kami di MSN. Beliau sering mengajarkan bahwa polisi itu harus hadir dan bermanfaat untuk masyarakat. Sedikit rezeki kita, ada hak mereka di dalamnya,” jelas Rio Tan didampingi anggotanya Syarif Hasibuan.
Tim MSN kemudian langsung menjemput nek Siti dan membawanya ke RS Hartati di Jalan Siringo-ringo untuk mendapatkan penanganan medis.

Tidak sampai disitu, Tim MSN juga berkomitmen menanggung seluruh biaya pengobatan nek Siti hingga sembuh. Selain itu, mereka juga berencana melunasi tunggakan kontrakan dan memastikan cucu nek Siti tetap bisa melanjutkan sekolah.

Kita ikhlas. Kedepan kita juga akan bantu bayarkan kontrakan yang nunggak dan pastikan cucunya tetap sekolah. Jangan sampai putus sekolah karena keadaan,” tutup Rio Tan.

Aksi ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka menilai sosok AKP Hardiyanto sebagai pemimpin yang layak dipertahankan karena berhasil membentuk anggota yang peduli dengan kemanusiaan.
Hingga berita ini ditulis, nek Siti masih menjalani perawatan di RS Hartati dan kondisinya mulai membaik.

penulis Ade Rambe

No More Posts Available.

No more pages to load.