
KOTAMOBAGU, paradigmanasional.id – 19 Oktober 2026 — Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika (IKTGM) Kota Kotamobagu resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemerintah Kota Kotamobagu, Senin (19/10/2026), bertempat di aula Kantor Wali Kota Kotamobagu.
Acara ini sekaligus menjadi momen penerimaan mahasiswa peserta program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dengan tema: “Transformasi Desa Sehat Digital Melalui Sinergi Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Teknik Berbasis IKU 7 dan SDGs”.
Wali Kota Kotamobagu dr Wenny Gaib, S.Pm yang di wakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, S.H., M.E dalam sambutannya, menyampaikan dalam kesempatan yang berbahagia di hari ini marilah kita bersama-sama panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat perknanya semata kita semua dapat hadir di sini dalam rangka penandatanganan MoU antara Pemerintah Kota Kotamobagu dan IKTGM Kotamobagu sekaligus penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata KKN IKTGM Kotamobagu Tahun akademik 2026-2027 di wilayah Kecamatan Kotamobagu Selatan dalam sehat, dan tak kurang satu apapun.
“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu menyampaikan selamat kepada seluruh pimpinan, para Dosen, serta seluruh mahasiswa IKTGM yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kotamobagu khususnya di Kecamatan Kotamobagu Selatan,” ujarnya.

Selaku Pemerintah, tentu menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada IKTGM Kotamobagu atas komitmen dan inisiatif untuk terus membangun, bersinergi bersama Pemerintah Kota Kotamobagu dalam bidang pendidikan, kesehatan, teknologi informasi, dan pemberdayaan kepada masyarakat.
“Penandatanganan nota kesepahaman yang telah di laksanakan hari ini bukan sekedar kegiatan seremonial, melainkan merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah daerah dan perguruan tinggi,” jelasnya.
Sekali lagi terima kasih kepada pihak IKTGM yang tentu ini sudah bersinergi dan mendukung program Pemerintah, karena ini termasuk di dalam visi misi Pemerintah Kota Kotamobagu.
Dalam sambutannya juga, Rektor IKTGM Ns. Echa Effendy Siswanto Amir, S.Kep.,M.Kep menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar kesepakatan di atas kertas, melainkan langkah nyata untuk menghadirkan kontribusi nyata dari dunia akademik bagi masyarakat Kota Kotamobagu. Melalui program KKNT, mahasiswa akan terjun langsung ke Desa-desa untuk menerapkan ilmu pengetahuan, khususnya dalam membangun Kelurahan yang sehat dan berbasis teknologi digital.
“Atas nama Sivitas Akademika IKTGM Kotamobagu, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota Kotamobagu beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu. Terima kasih telah menyambut baik, memfasilitasi, dan membuka pintu kolaborasi bagi kampus kami,” ucapnya.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) bukan sekedar rutinitas akademik untuk memenuhi bobot SKS semata. KKN adalah bentuk nyata dari Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Kota Kotamobagu memiliki potensi daerah yang luar biasa, baik dari sektor ekonomi, UMKM, pertanian, pariwisata, hingga kekayaan budaya lokal,” tambahnya.

Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa IKTGM Kotamobagu harus mampu membawa energi positif, inovatif, dan solusi atas berbagai tantangan yang ada di tengah masyarakat.
“Nah, lokasi KKN berada di Kecamatan Kotamobagu Selatan, di 6 Desa, yaitu: Poyowa besar 1, Poyowa besar 2, Tabang, Bungko, Kopandakan 1, dan Poyowa kecil. Untuk jumlah mahasiswa KKN, 143 dari 5 program studi, S1 Keperawatan 63 mahasiswa, S1 Farmasi 25 mahasiswa, S1 kesmas 34 mahasiswa, DIII Kebidanan 21 mahasiswa, terakhir Teknologi Informasi 8 mahasiswa,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para wakil rektor, ketua LPM, ketua LPPM, para Dekan Fikes dan Dekan Fatek, ketua program studi, para Dosen, serta tenaga pendidikan IKTGM, serta seluruh mahasiswa yang ikut KKN tanpa terkecuali.
Denny.D





