
Kotamobagu, Paradigmanasional.id – Institut Kesehatan & Teknologi Graha Medika (IKTGM) Kotamobagu menggelar rapat senat terbuka dalam rangka ‘WISUDA’ program profesi NERS, S1 Keperawatan, S1 Kesehatan masyarakat, dan S1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan, tepatnya di Ballroom hotel Sutan Raja Selasa, (7/04/2036).
Rapat senat terbuka ini, sesuai data alumni menurut jenjang studi di Kampus IKTGM Profesi berjumlah 604 orang, sarjana berjumlah 1.264 orang, diploma 396 orang, dengan total alumni berjumlah 2.261 orang.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Rektor IKTGM No:056/SKR/IKTGM/III/2026, Tanggal 31 Maret 2026, maka lulusan Profesi NERS dan Sarjana yang akan di wisuda pada hari ini, berjumlah 162 orang Mahasiswa.
Dan, berdasarkan dari rekomendasi (L2DIKTI) Wilayah XVI GOSULUTTENG No:325/DST/LLXVI/DT0008/2026 bahwa data wisudawan-wisudawati hari ini, jumlah menurut jenjang program studi Profesi NERS berjumlah 23 orang, S1 Keperawatan 112 orang, S1 Kesehatan Masyarakat 23 orang, dan S1 Farmasi 4 orang, dengan total berjumlah 162 orang wisudawan-wisudawati.
Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, S.Pm yang di wakili Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan Noval C Manoppo, S.E., M.E dalam sambutan menyampaikan, atas nama pribadi dan atas atas nama jajaran pemerintah Daerah Kota Kotamobagu mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, yang pagi hari ini, baru saja mengikuti prosesi wisuda program studi Profesi NERS, sarjana Keperawatan, sarjana Farmasi, dan sarjana kesehatan masyarakat di IKTGM Kotamobagu.
“Saya juga ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya disertai ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran IKTGM Kotamobagu yang terus mendukung proses pendidikan adik-adik Mahasiswa, sehingga pagi hari ini, kita semua dapat menyaksikan bersama, prosesi wisuda,” ujarnya.
Di tengah tantangan pembangunan kesehatan saat ini, tenaga kesehatan dituntut untuk tidak hanya memiliki kompetensi secara akademik, tetapi juga integritas, empati, serta tentunya semangat pelayanan yang tinggi.
“Jadilah seorang tenaga kesehatan yang profesional, beretika, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan pendekatan yang humanis dan inovatif,” jelasnya.
Harus yakin dan percaya dengan kemampuan yang dimiliki tambah Noval. Dengan kemampuan yang dimiliki, para wisudawan dan wisudawati mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh, saat sedang berada di tengah-tengah masyarakat.
“Sebab, selama menjadi Mahasiswa di IKTGM, para wisudawan dan wisudawati tentunya telah banyak memperoleh berbagai referensi pengetahuan dan referensi pengalaman, maupun saat melaksanakan penelitian dan karya ilmiah, serta pengalaman lainnya,” terangnya.

Ditempat yang sama dalam sambutan, Kepala Lembaga Layanan Tinggi (L2DIKTI) Wilayah XVI GOSULUTTENG Munawir Sadzali Razak, S.IP., M.A menyampaikan, hari ini kita bisa berkumpul di sini untuk menghadiri acara yang sangat penting, yaitu wisuda untuk Tahun 2026 kampus IKTGM Kotamobagu.
“Terima kasih ibu Rektor dan ketua Yayasan telah mengundang kami hadir di acara ini, dan bisa langsung bertatap muka, berbagi kebahagiaan, keharuan dengan seluruh wisudawan-wisudawati,” ucapnya.
Mohon izin bapak/ibu, setelah ini kami harus balik lagi ke Manado untuk mengejar penerbangan ke Jakarta, karena ada pertemuan yang sangat penting di Kementerian.
“Saya rasa cukup relevan dengan wisuda hari ini. Kunjungan tersebut, yaitu terkait tingkat pekerjaan dan lulusan, khususnya prodi kesehatan di luar Negeri,” terangnya.
Hari ini IKTGM melepas para lulusannya dari tiga program studi, yang pertama adalah prodi keperawatan, baik itu sarjana dan NERS, prodi S1 Farmasi dan S1 kesehatan Masyarakat.
“Prodi ini memiliki bidang yang berbeda, namun mempunyai peran yang sangat fital bagi kehidupan masyarakat, dan juga punya satu visi yang mulia, yaitu melayani, menjaga, dan meningkatkan derajat kesehatan manusia,” ujarnya.
Seorang perawat kata Munawir adalah garda terdepan pelayanan pada bidang kesehatan di saat pasien berada dalam kondisi yang paling lemah, paling rentan.

“Wajah pertama kali yang mereka cari adalah seorang perawat. Profesi ini, membutuhkan lebih dari sekedar ilmu, seorang perawat membutuhkan hati yang tulus, kesabaran yang tidak mudah habis, dan empati yang tidak pernah padam,” ungkapnya.
Rektor IKTGM Kotamobagu Apt. Alfiana Pramasita Gonibala, S.Farm., M.Farm dalam sambutannya juga menyampaikan, selamat kepada wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan studi pembelajaran di IKTGM. Begitu juga orang tua atau wali yang telah mengantar putra/putrinya dengan jerih payah dan penuh perjuangan sampai ke jenjang pendidikan hingga wisuda pada hari ini.
“Saya berharap agar setelah selesai wisuda, para wisudawan-wisudawati senantiasa menggunakan kemampuan yang dimiliki. Keberhasilan ini bukan hanya milik anda, tetapi juga milik orang tua, keluarga dan semua pihak yang telah mendukung perjalanan anda,” katanya.
Wisuda kata Alfiana bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya.
“Harus selalu di ingat bahwa kunci sukses adalah bukan semata saudara kuliah di tempat favorit, bukan pula kerena saudara lulusan Cumlaude atau terbaik, akan tetapi juga saudara harus memiliki SOFT SKILL, LIFE SKILL yang kuat,” ujarnya.
Yang di harapkan bisa menghasilkan atau mencetak lulusan kompetitif di era global, fleksibel, adaptif and inovatif. Hal ini sejalan dengan visi dan mars IKTGM unggul, profesional dan berakhlak mulia.

“Perlu juga di ingat, sesuai dengan UU keperawatan No 38 Tahun 2014 Pasal 2 wajib memberikan pelayanan profesional sehingga meminimalkan kesalahan atau kelalaian dalam memberi asuhan secara holistic,” tandasnya.
Turut hadir dalam acara wisuda di Ballroom hotel Sutan Raja tersebut, adalah wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Argo Vinsensius Sumaiku bersama wakil ketua TP-PKK Boltim, kebetulan juga menghadiri anak pertama mereka yang di wisuda, ketua yayasan pendidikan Bogani Dr. Ns. Henny Kaseger, S.Kep., M.H, para direktur Rumah sakit se- Kota Kotamobagu, Bapak/ibu pimpinan OPD Pemkot Kotamobagu, kepala Puskesmas se- Kotamobagu, dan seluruh dosen, staf IKTGM serta orang tua yang mendampingi langsung.
Denny.D







