
BOLTIM, Paradigmanasional.id – Kamis, (24/9/2026). Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Desa Buyandi, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), kini mulai memasuki progres sekitar 50 persen.
Saat ini, pekerjaan pembangunan telah masuk pada tahapan pemasangan rangka dan atap bangunan, setelah sejumlah pekerjaan struktur utama sebelumnya diselesaikan.
Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Desa Buyandi, Fadly Mamonto, S.E., mengatakan pembangunan terus dipacu sebagai bentuk komitmen dalam mendukung percepatan program Koperasi Desa Merah Putih.

“Saat ini pembangunan sudah memasuki sekitar 50 persen dan pekerjaan yang sedang dilakukan adalah pemasangan atap. Kami terus mendorong agar pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan dan nantinya segera dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Desa Buyandi,” ujar Fadly.
Menurutnya, keberadaan KDKMP tidak hanya sebatas pembangunan gedung, tetapi harus mampu menjadi wadah yang mengembangkan berbagai potensi ekonomi yang ada di desa.
Fadly berharap, dengan adanya program Koperasi Desa Merah Putih, berbagai potensi ekonomi lokal Desa Buyandi dapat dikembangkan melalui koperasi, termasuk potensi sektor pertambangan rakyat yang nantinya akan diusulkan melalui mekanisme Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami berharap ke depan, apabila usulan WPR untuk wilayah Desa Buyandi dapat diproses dan memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku, potensi pertambangan lokal tersebut juga dapat menjadi salah satu bagian dari pengembangan usaha KDKMP Buyandi. Tentunya semuanya harus melalui mekanisme perizinan dan aturan yang ditetapkan pemerintah,” jelas Fadly.
Ia menambahkan, pengembangan sektor pertambangan rakyat melalui koperasi diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat apabila nantinya memperoleh legalitas dan dapat dikelola secara resmi.
“Prinsipnya kami ingin seluruh potensi desa bisa dikelola secara legal, tertib dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kalau nantinya WPR untuk Buyandi bisa terwujud sesuai aturan, kami berharap sektor tersebut dapat masuk dalam program usaha KDKMP sehingga manfaat ekonominya bisa kembali kepada masyarakat dan mendukung pembangunan desa,” katanya.

Fadly juga menyampaikan bahwa percepatan pembangunan KDKMP Desa Buyandi merupakan bagian dari dukungan terhadap program nasional pemerintahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperkuat koperasi sebagai salah satu instrumen perekonomian masyarakat di tingkat desa.
Ia berharap setelah pembangunan fisik selesai, koperasi dapat segera memasuki tahap penyiapan sarana, pelayanan serta pengembangan unit-unit usaha yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat.
“Kami akan terus mengawal prosesnya. Setelah pembangunan fisik selesai, yang paling penting adalah bagaimana koperasi ini bisa berjalan secara profesional, transparan dan memberikan manfaat ekonomi bagi anggota maupun masyarakat Desa Buyandi,” pungkas Fadly Mamonto.
Denny.D (Kor Sulut)





