
Surabaya, paradigmanasional.id – Laga Timnas Indonesia VS Libanon dalam ajang FIFA Matcday di stadion (GBT) Gelora Bung Tomo Surabaya jam 19.30 WIB, ada salah satu supporter yang meninggal dunia yaitu Djalu, fans setia Timnas dari Ultras Garuda Sidoarjo.
Setelah pertandingan Timnas Indonesia, saya bersama Wakil Gubernur Jawa Timur, Pak Emil Dardak dan Walikota Surabaya, Pak Eri Cahyadi melayat almarhum Djalu, fans setia Timnas dari Ultras Garuda.
Almarhum Djalu berpulang karena sakit saat menyaksikan pertandingan Indonesia vs Lebanon.
Ketua umum PSSI Erick Thohir,bersama Wakil Gubernur Jawa Timur, Pak Emil Dardak dan Walikota Surabaya, Pak Eri Cahyadi melayat almarhum Djalu, langsung bergerak menemui keluarga dan menyampaikan turut belasungkawa.
“Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
Erick Thohir menambahkan “Cinta dan semangatnya yang tulus untuk Merah Putih akan selalu kami kenang. “Ujarnya.
Tragedi duka terjadi saat pertandingan antara Timnas Indonesia dan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada 8 September 2025. Seorang suporter bernama Djalu Fristanto, anggota Ultras Garuda, meninggal dunia setelah pingsan di tribun dan tidak berhasil diselamatkan meskipun telah mendapat penanganan medis.
*Detail Pertandingan*
– Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Lebanon berakhir dengan skor 0-0.
– Timnas Indonesia mendominasi jalannya laga dengan 81% penguasaan bola, namun tidak mampu mencetak gol.
*Reaksi dari PSSI*
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan akan menengok keluarga yang ditinggalkan.
– Erick Thohir juga menekankan pentingnya keselamatan suporter di stadion dan menganggap kehilangan ini sebagai tanggung jawab bersama.

Sebelumnya Erick Thohir juga mengulas hasil laga Timnas vs Libanon, “Dua pertandingan uji coba sudah dimainkan Timnas Indonesia sebelum menjalani Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia tampil baik sejak menit awal dan memiliki sejumlah peluang meski harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Lebanon.
Kemenangan melawan Chinese Taipei dan hasil imbang melawan Lebanon menjadi persiapan yang baik untuk Timnas Indonesia sebelum menghadapi Arab Saudi dan Irak.
Selamat jalan Djalu.
(Korlipn).






