
KUTAI TIMUR, paradigmanasional.id – Guna meningkatkan profesionalitas, menguji kinerja dan kemampuan dalam menjalankan koordinasi penanganan bencana, Kodim 0909/Kutai Timur mengadakan Gladi Posko I tahun 2024 di Makodim.
Kegiatan yang melibatkan berbagai stakeholder terkait itu semisal Kesbangpol, Dinkes, Satpol PP, dan stakeholder terkait tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan koordinasi lintas sektoral dalam melaksanakan pencegahan dan penanggulangan bencana.
Dalam kegiatan Gladi Posko I Sampan Manuntung ini juga diharapkan personil TNI/AD di Kodim 0909/Kutai Timur dapat terus mengembangkan dan meningkatkan kemampuan sebagai satuan kewilayahan. Serta mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diemban dalam kondisi terjadi bencana dengan tenang dan tuntas.
“Dalam pelatihan ini, apabila terjadi bencana, Kodim 0909/Kutai Timur bersama pihak terkait mampu menentukan tindakan pecegahan dan penanggulangan. Itu merupakan kegiatan operasi militer selain perang (OMSP) yang diatur dalam undang-undang,” ucap Dandim 0909/Kutai Timur saat ditemui di sela kegiatan, Senin (22-07-2024).
Sebelumnya dalam briefing Pembukaan Latihan Posko 1 Sampan Manuntung Kodim 0909/Kutai Timur sebelum pelaksanaan kegiatan, Kasrem 091/ASN Kolonel Inf Priyanto Eko Widodo mewakili Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul menyampaikan bahwa Kodim mempunyai peran dalam menciptakan stabilitas dan keamanan kewilayahan. Oleh karena itu, menurutnya, peningkatan kemampuan harus setiap saat dipelihara dan dikembangkan.
Dalam pelatihan yang dilaksanakan hingga 3 hari kedepan ini, Kasrem berharap akan muncul Standar Operasional Prosedur (SOP) atau Prosedur Tetap (Protap) dalam hal penanganan bencana dengan melibatkan berbagai stakeholder terkait. Kolonel Inf Priyanto Eko Widodo berharap personil Kodim 0909/Kutai Timur dapat memanfaatkan waktu latihan semaksimal mungkin dapat berhasil dengan tujuan yang diharapkan.
“Perlu latihan yang bertingkat dan berlanjut, realistis dan sesuai perkembangan kondisi kewilayahan. Latihan posko 1 meningkatkan kemampuan komandan dan staf melakukan operasional, menerapkan taktik dan teknik penanggulangan bencana, secara terintegrasi.
Mampu olahyudha dan dukungan administrasi menghadapi bencana alam,” paparnya membacakan amanat dari Danrem 091/ASN.
Kasrem juga berpesan agar personil Kodim 0909/Kutai Timur memahami tugas secara menyeluruh dan mengerti yang diinginkan oleh pimpinan dengan melaksanakan pencegahan dan deteksi dini sesuai garis komando. Serta mampu memantapkan keterpaduan dan kerjasama antar komponen di wilayah untuk menyelesaikan masalah bencana alam.

“Profesional dan mampu menjaga kerja sama yang solid sangat diperlukan dalam menanggulangi dan mencegah adanya bencana di wilayah. Saya harap hal tersebut dapat dilaksanakan dengan baik,” imbuhnya.
Untuk diketahui, turut hadir dalam kegiatan tersebut, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Rudi Iskandar, Kapolres Kutim AKBP Chandra Hermawan, Kaban Kesbangpol Kutim Tejo Yuwono, perwakilan dinas dan stakeholder terkait.
(Dear)





