
Malang, paradigmanasional.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 0818 Malang – Batu asah kemampuan prajuritnya dengan menggelar Latihan Bidang Operasi yaitu Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Triwulan I tahun 2023 bertempat di Lapangan Tembak MIT Batalyon Kavaleri 3 Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, Selasa (16/23).
Komandan Kodim 0818 Letkol Inf Taufik Hidayat melalui Pasi Ops Kodim 0818, Kapten Arm Budi menyampaikan bahwa, kemampuan menembak merupakan salah satu kemampuan yang wajib dikuasai oleh seorang prajurit TNI, sehingga perlu adanya latihan secara rutin, terarah, bertingkat dan berlanjut. Dengan demikian, kemampuan menembak prajurit Kodim 0818 tetap terasah dan tetap menjadi prajurit yang profesional. Dengan tidak melupakan faktor keamanan yang menjadi kunci utama dalam latihan.
“Latihan ini merupakan salah satu upaya menjaga profesionalisme prajurit dalam hal menembak. Tentunya dengan selalu memperhatikan faktor keamanan selama latihan. Karena sebaik apapun latihan yang dilaksanakan, jika ada yang cidera atau terjadi kecelakaan latihan, maka dikatakan latihan tersebut gagal, begitu juga sebaliknya,” Ungkap Pasi Ops.
Lebih lanjut, pihaknya selaku penyelenggara Latbakjatri terus memberikan arahan dan penekanan kepada seluruh peserta latihan, agar bersikap disiplin dengan mematuhi segala instruksi dari petugas yang sudah ditunjuk oleh Koordinator. Selain itu juga harus selalu mematuhi segala mekanisme latihan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Memang kita selalu tekankan kepada peserta latihan untuk selalu memperhatikan faktor keamanan dengan mengikuti intruksi yang ada. jangan anggap remeh, karna ini senjata sungguhan. Salah sedikit bisa fatal akibatnya,” sambungnya.

Di jelaskannya, sebelum latihan di mulai, para peserta kembali di ingatkan dengan pelajaran teori dasar menembak yang disampaikan langsung oleh para pelatih dan koordinator materi menembak senapan yang sudah di tunjuk Hal ini untuk menyegarkan kembali hal mendasar dari teknik menembak yang benar.
“Latihan menembak senjata ringan ini terdiri dari latihan menembak senapan yang di dalamnya prajurit dituntut mampu mencapai nilai yang sudah ditentukan,” pungkasnya.(nana)






