Malang, paradigmanasional.id – Mahasiswa Membangun Desa merupakan salah program terobosan dari Universitas Brawijaya yang mempunyai tujuan agar Mahasiswa dan Mahasiswi yang menempuh ilmu di Perguruan Tinggi pada tingkat akhir dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperolehnya di kehidupan sosial khususnya masyarakat yang ada di desa terpencil dengan didampingi dosen pembimbing sebelum nantinya akan di wisuda.
Terkait hal itu, Komandan Koramil 0818/20 Tajinan Kapten Arh Jumawi mengintruksikan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) khususnya yang wilayah desa binaannya menjadi sasaran program MMD dari Universitas Brawijaya untuk membantu menyukseskan program tersebut. Kamis, ( 06/23).
“Kita harus mendukung program ini, karena kehadiran mahasiswa sangat dibutuhkan oleh masyarakat, tidak sekedar memberikan wawasan dan pengetahuan, tetapi juga berkontribusi positif dalam mencari alternatif solusi permasalahan ditengah masyarakat ini sesuai perintah dan arahan dari Dandim 0818 Letkol Inf Taufik Hidayat saat memberikan Jam Komandan,” kata Danramil Tajinan.
Tidak lupa Danramil Tajinan ini juga berpesan agar Babinsa di lapangan selalu berkoordinasi dengan tiga pilar, mengingat para mahasiswa akan tinggal bersama masyarakat dengan adat budaya yang mungkin berbeda sehingga program ini membawa banyak manfaat baik untuk rekan mahasiswa maupun warga desa binaan para Babinsa.
(Nana)





