Marak Peredaran Narkoba di Bulan Ramadhan Di Desa Pulo Jantan , APH Tak Mampu Bertindak

oleh -329 Dilihat

LABUHANBATU UTARA paradigmanasional.id Masyarakat secara terbuka dan terang- terangan mendesak Kapolsek NA IX-X ,dan Kapolres dan Satres Narkoba serta jajarannya untuk segera menindak tegas dan menangkap para perusak generasi bangsa dan keluarga dalam peredaran narkoba, baik itu para oknum aparat penegak hukumnya, bandar yang mempunyai peran dan fungsinya masing – masing yang menjadi sorotan dan keresahan masyarakat.

Pasalnya, maraknya peredaran narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Desa pulo jantan BI belakang impres Dan tidak jauh rumah gudel alias Yudi tempat transaksi narkoba yang terus berlangsung hingga saat ini di bulan Ramadhan 1447 H, di duga adanya permainan atau campur tangan dari Aparat Penegak Hukum (APH) tanpa ada penindakan tegas dan berarti bagi para bandar dan jaringannya, di antaranya inisial, Ai , Gudel , Topong warga pulo jantan.

Sebut saja, gudel alias Yudi panggilan di masyarakat, warga Desa pulo jantan yang di duga bandar yang mengendalikan peredaran narkoba jenis sabu dibelakang Impres atau di belakang rumah gudel dan kerap di bicarakan bahkan dilaporkan secara lisan Tokoh masyarakat setempat, di mana aktivitas peredaran sabunya berada di kawasan permukiman padat penduduk , yang berlangsung tiap hari, menjadi sorotan dan keresahan masyarakat.

Salah seorang warga yang ditemui tim wartawan, Ucok (Lk 39) Tahun menuturkan, Gudel sudah lama di kenal sebagai bandar narkoba yang mengkomandoi peredaran narkoba di wilayah ini yang mempunyai jaringan dan anggota salah satunya inisial TOPONG alias Sutrisno di Desa pulo jantan, sebutnya.

Lanjut, Ucok menambahkan, mustahil APH Kapolsek NA IX-X tidak tahu, pasalnya lokasi Peredaran Narkoba gudel sangat mudah di ketahui berada di sekitar Desa pulo jantan BI Belakang Impres sekitar 200 meter , kami menduga adanya kongkalikong dan pembiaran dari APH setempat, yang hingga kini gudel bebas beroperasi bisnis narkobanya, dan menilai, pembiaran yang berlarut akan memperparah kerusakan sosial, generasi bangsa, anak-anak dan keluarga mulai terpapar, di mana angka kriminalitas meningkat, keresahan dan kecemasan serta rasa aman warga semakin hilang, karena itu kami meminta APH Kapolsek NA IX-X segera menindak dan menangkap gudel dan membongkar jaringanya, tutup Ucok. Jumat, (6/3/2026).

Kemudian, Ratna (Pr 45 ) tahun, warga Desa pulo jantan mengatakan, uda lama Gudel bertransaksi mengedarkan narkoba di daerah tersebut yang membuat keluarga saya hancur karena narkoba, di mana suaminya seorang pengguna sabu, hal itu menimbulkan kekerasan dan kehancuran perekonomian . Jumat (6/3/2026).

Salah seorang tokoh agama dan masyarakat Hasibuan di Desa pulo jantan berharap dan meminta, Kapolsek NA IX-X dan Kapolres, Satres Narkoba Labuhanbatu dan Jajarannya, agar membentuk tim khusus untuk menindak tegas dan menangkap para, oknum APH, bandar yang namanya sudah di kantongi, khususnya Gudel dan jaringannya agar menimbulkan efek jera, untuk bersih, bebas dari narkoba, tandasnya pada tim wartawan saat beristirahat di mesjid.

Terpisah, Kapolsek NA IX-X ,AKP Yustina, S.H., M.H..,ketika di konfirmasi tim wartawan melalui Whatshapp belum memberikan tanggapan inggak beritanya dipublikasikan.

Penulis Ade rambe/ tim

No More Posts Available.

No more pages to load.