MBG di Yayasan Cinta Kasih IMANDI, Vivi: Program Ini Merupakan Langkah Strategis Pemerintah Pusat

oleh -377 Dilihat

BOLMONG, Paradigmanasional.id Adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini merupakan langkah strategis pemerintah Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Program pemerintah tersebut di sampaikan langsung Ketua yayasan cinta kasih Imandi Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Elvie Vivi Pinasang S.Pd kepada wartawan PN di ruang kerjanya Rabu, (11/03/2026).

“Arti dan sasaran dari program bapak Presiden Prabowo itu adalah untuk meningkatkan gizi, menurunkan angka stunting, dan membangun SDM unggul demi Indonesia Emas 2045,” tutur Fivi.

Dan, ini prioritas menyasar pada anak-anak sekolah, balita, ibu hamil/menyusui, serta memberdayakan ekonomi lokal/UMKM.

“Semoga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di yayasan cinta kasih Imandi Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) boleh terus menjadi yang terbaik,” tambanya.

Kenapa harus sepenuh hati kita laksanakan dan diawasi terus terkait program ini, kerena sesuai petunjuk-petunjuk teknis dari Presiden Prabowo Subianto.

“Tentunya yang paling pokok juga, agar supaya kita dapat melayani dengan penuh ketulusan hati untuk semua siswa-siswi, bahkan guru sebagai penerima,” jelasnya lagi.

Lanjut, dapat dilaporkan bahwa sampai saat ini siswa-siswi Penerima Manfaat (PM) yang baru terdaftar berjumlah 1.100 orang.

“Sampai hari ini saya bersyukur, dan tentu merasa sangat tersanjung, karena hampir setiap hari anak-anak siswa itu sangat menikmati MBG dengan lahap,” ungkap Vivi.

Untuk orang tua mereka di rumah, kata Vivi sampai hari ini begitu sangat mendukung terkait program dari Bapak Presiden tersebut.

“Saya juga mendapatkan informasi dari orang tua siswa-siswi bahwa makanan dari SPPG di Kelurahan Imandi Kecamatan Dumoga Timur ini sangat-sangat enak, dan memang cocok serta pas gizinya,” ujarnya.

Begitu pun pengakuan dari siswi bernama Kasih Mamonto kelas IX SMP Imandi beragama Islam saat berada di dalam ruangan kelas, bahwa sebelum masuk di bulan Ramadhan program MBG ini sudah berjalan dengan baik. Terkait menunya, cocok dengan tenggorokan.

“Saya merasakan langsung, sewaktu belum di bulan puasa ini. Penyajiannya baik cocok di tenggorokan, dan memang pas gizinya,” ungkap Kasih.

Nah, di bulan Ramadhan ini untuk siswa-siswi yang beragama Islam, jata MBG di bawa ke Rumah masing-masing. Dan, dimakan setelah berbuka puasa.

“Saya juga sangat mendukung program dari Bapak Presiden Prabowo Subianto ini. Jujur hal ini sangat membantu kami, makananya rasa enak, porsi pas, dan manfaat gizi seperti telur dan susu seimbang,” jelasnya.

Kami merasa senang kata Kasih, karena terbantu dengan makanan gratis ini, uang jajan tidak terkuras, bahkan pulang dari sekolah badan terasa enak sesampainya di Rumah.

(Denny.D)

No More Posts Available.

No more pages to load.