Mengintip Kunci-kunci Keberhasilan Suzanna Tanojo (Owner Victoria Group)

oleh -1319 Dilihat

Jakarta. Paradigmanasional.id Pemilik Saham terbesar di Bank Victoria, baik melalui kepemilikan Pribadi maupun lewat PT Victoria Investama Tbk (VICO) yang tidak luput dari sentuhan wanita yang bernama Suzanna Tanojo beliau adalah salah satu Pengusaha Wanita yang sangat berpengaruh di Indonesia.

Dibalik kesederhanaan wanita ini ternyata Suzanna Tanojo merupakan bagian dari penerima manfaat akhir yaitu “Ultimate beneficial Owner/UBO” dari “VICO” yang menjadi utama dalam menjalin jaringan bisnis Victor Group.

Jejak Karir seorang Suzanna Tanojo telah mencuat setelah melakukan gebrakan aksi korporasi besar yang melibatkan “VICO” dan PT Bank Victoria Internasional Tbk (BVIC) terkait adanya penjualan Bank Victoria Syariah kepada BTN pada Tahun 2025.

Berikut biodata yang berdasarkan dari Suzanna Tanojo

1. Nama Lengkap. : Suzanna Tanojo
2. Nama Panggilan : Suzanna
3. Tempat, tanggal lahir : Tulungagung 1958
4. Orang tua : Wakijo Tanojo
5. Pendidikan : Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Airlangga 1982
6. Perkerjaan: Ultimate Beneficial Owner (UBO) Victoria Investama, Eksekutif Perusahaan dan Pengusaha.

Jejak Karier Suzanna Tanojo :

Karier dari seorang Suzanna Tanojo tidak luput dari kegigihan dan keuletan selama dia berkerja dan tidak lepas bukan dari semata-mata karena warisan keluarga melainkan jalur profesional di bidang keuangan selama dia bekerja dan tidak luput dari keikhlasan dan doa di dalamnya juga.

Background dari Suzanna Tanojo adalah alumnus Akuntansi di Universitas Airlangga pada tahun 1982, ia langsung berkecimpung di dunia korporasi dan menempati sejumlah posisi strategis antara lain :

1. Tahun 1986 – Tahun 1995 : menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) di PT Unggul Indah Corporation Tbk, Perusahaan yang bergerak di bidang Industri Kimia.

2. Tahun 1995 – Tahun 2003 karier sebagai CFO di PT Apac Citra Centertex Tbk dan anak usahanya dibawah PT Apac Inti Corpora yang merupakan salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia.

3. Tahun 1996 – Tahun 2003 di tahun yang sama ia juga dipercaya memimpin keuangan di PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk. Perusahaan yang bergerak di properti.

Track Record selaku Eksekutif Keuangan di berbagai Perusahaan Publik membuat Suzanna Tanojo semakin cemerlang dalam mengelola bisnis berskala besar.

Di pertengahan Tahun 1996 ia mulai menancapkan karier ya di “Victoria Group” yang kemudian bertumbuh pesat dan dia menjadi konglomerasi dengan portofolio di dalam sektor properti, kimia dan tekstil hingga layanan keuangan.

Puncak Keberhasilan dalam bisnis Suzanna semakin terlihat di sektor Perbankan.

Berdasarkan kerja keras dan keuletan selama kerja Suzanna Tanojo akhirnya menjadi pemilik manfaat akhir (Ultimate Beneficial Owner/UBO) dan PT Victoria Investama Tbk (VICO) yang dikendalikan mayoritas saham di PT Bank Victoria Internasional Tbk (BVIC) serta Bank Victoria Syariah (BVIS).

Pada Tahun 2025 Suzanna Tanojo kembali menjadi sorotan publik setelah BVIC dan VICO menandatangani perjanjian penjualan Bank Victoria Syariah (BVIC) kepada BTN dengan nilai penjualan Rp 1,06 Triliun.

Dengan adanya keberhasilan transaksi penjualan besar menjadi langkah untuk tahap rencana bisnis Bank Victoria Tahun 2025 – Tahun 2027. Lebih terfokus pada perbankan konvensional.

Hal-hal yang menarik yang perlu diketahui dari Suzanna Tanojo yaitu :

– Background Keluarga Besar Suzanna Tanojo : Suzanna merupakan anak dari Wakijo Tanojo yang merupakan tokoh pengembang “Group Wings” di keluarga pendiri
– Profesional dalam mendirikan gurita bisnisnya keluarga. Suzanna sangat berperan penuh sebagai Chief Financial Officer (CFO) di berbagai perusahaan publik Indonesia
– Kepemilikan saham, Suzanna memegang kepemilikan langsung 19, 35 % atas saham di Bank Victoria Internasional (BVIC) menjadikannya pemegang saham individu terbesar.

Aset – Aset kekayaan dari Suzanna Tanojo :

Aset yang dimiliki Suzanna bisa di lihat dari sejumlah beberapa korporasi dan pergerakan saham yang melibatkan “Victoria Group”. Di awal Tahun 2025 Bank Victoria Syariah (BVIS) resmi di jual ke BTN dengan nilai jual Rp 1, 06 Triliun.

Dibalik itu VICO memegang hampir 80 % saham BVIS dan BVIC yang hanya memiliki 19,8 % hasil dari investasi dan pada akhirnya jatuh ke tangan Suzanna sebagai Ultimate Beneficial Owner (UBO).

Di bulan Agustus 2025 Suzanna melepas sebagian kepemilikan sahamnya di BVIC dari 16,65% menjadi 8,18% dengan harga saham saat itu di kisaran Rp 122 – Rp 135 per lembar. Walaupun porsinya rendah, tetapi nilai kepemilikan Suzanna Tanojo tetap berada di kisaran ratusan miliar rupiah.

Di bulan yang sama Suzanna Tanojo justru memperkuat posisinya di PT Victoria Investama Tbk (VICO). Berdasarkan hasil catatan setelah membeli lebih dari 1,27 Milliar lembar saham “VICO” pada 25 Agustus 2025 pada waktu di harga Rp 170 per saham, sehingga kepemilikan melesat meningkat menjadi sekitar 24,77 %.

Dalam selang kemudian ia kembali menaikkan kepemilikan sebanyak 281 juta lembar saham, sehingga total saham yang di kuasai mencapai lebih dari 4,05 Milliar Lembar atau setara 26,62%.

Penulis : Achmad (Bang Kocak)

No More Posts Available.

No more pages to load.