Oknum LSM di Muba Diduga Terlibat Praktik Distribusi Minyak Ilegal, Terapkan Sistem Kawal hingga Raup Keuntungan Puluhan Juta

oleh -282 Dilihat

MUBA, paradigmanasional.id Sejumlah Armada Distribusi Minyak Ilegal semakin marak di Kabupaten Musi Banyuasin.ratusan mobil dengan membawa minyak hasil sulingan bebas tak tersentuh hukum keluar dari Kabupaten Musi Banyuasin.

Dari investigasi awak media dilapangan, praktik Distribusi Minyak Ilegal ini berjalan sistematis dan terorganisir dengan waktu aktivitas malam hingga pagi dini hari.

Topik yang menjadi sorotan tajam yakni keterlibatan oknum Polisi Militer dan salah satu organisasi LSM di Kabupaten Musi Banyuasin yang terang-terangan ikut andil meloloskan armada angkutan minyak ilegal.

Dari keterangan sopir, sebanyak 6 unit armada angkutan minyak ilegal jenis truk modifikasi tersebut merupakan milik oknum Polisi Militer bernama “Rio” dan dikawal oleh salah satu Ormas.

“Kami bawa minyak dari penyulingan minyak di Babat Toman pak.mobil ini punya pak Rio, kalau kalian pengen tau, hubungi saja nomor ini,”ungkapnya sembari menunjukkan nomor kontak salah satu anggota LSM, rabu dini hari (17/06/2026).

Oknum bernama “Rio” yang diduga oknum anggota Polisi Militer terlibat dalam jaringan BBM ilegal saat tertangkap melintasi wilayah Kecamatan Babat Toman.

Sistem pengawalan hingga batas Kabupaten menjadi modus yang digunakan oleh beberapa oknum anggota Lembaga Aspirasi Nusantara (LAN) Kabupaten Musi Banyuasin meloloskan angkutan minyak ilegal agar tidak terjaring oleh Aparat Penegak Hukum.

Kewenangan melindungi praktik ilegal yang jelas-jelas melanggar hukum tersebut menunjukkan bahwa peran dan fungsi LSM telah jauh melenceng dan meninggalkan koridornya.

Publik mendesak Aparat Penegak Hukum yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin untuk tidak berdiam diri.penindakan tegas perlu dilakukan untuk menghilangkan gejolak akibat keterlibatan oknum LSM dalam persoalan Distribusi Minyak Ilegal.

(Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.