
Sidoarjo, paradigmanasional.id – Program renovasi warung rakyat oleh Pemkab Sidoarjo berlanjut. Sejak Oktober kemarin, terhitung ada 395 warung di berbagai wilayah di Sidoarjo yang direnovasi. Warung-warung itu tersebar di enam kecamatan di Kota Delta. Yakni di Kecamatan Sukodono, Krembung, Prambon, Tarik, Porong dan Kecamatan Jabon. “Targetnya 400 warung, tapi ada 5 yang mengundurkan diri dengan beberapa alasan. Sehingga total ada 395 warung yang tahun ini direnovasi,” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, Mohamad Edi Kurniadi.
Program ini sejak lama digagas Pemkab Sidoarjo. Dan rencananya juga akan terus berlanjut di tahun depan. Menurut Plt Bupati Sidoarjo Subandi yang diwakili Muhamad Mahmud selaku asisten perekonomian dan pembangunan Sekda Pemkab Sidoarjo menuturkan, “Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen memulihkan ekonomi berkelanjutan pasca pandemi. Salah satu programnya melalui program renovasi warung rakyat ini.
Program yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana ekonomi mikro di tingkat desa, sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha kecil di wilayah masing-masing. Program warung rakyat direnovasi kedepan memberikan manfaat untuk semua masyarakat melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa. Dalam program itu, anggaran langsung dialokasikan ke dalam APBDes.
Pemerintah desa bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan dan pertanggung jawaban kegiatan ini, termasuk pengelolaan renovasi warung secara aktif. Renovasi warung rakyat penting dalam meningkatkan taraf ekonomi”, ujar Mahmud pada awak media.

Warga penerima program Desti Ramayanti, dari Desa Suruh, Kecamatan Sukodono menyampaikan “terima kasih kepada Pemkab Sidoarjo karena telah membantu memperbaiki kondisi warung es degan miliknya. Semula terbuka dan sering terjadi pencurian, sekarang menjadi lebih rapi dan aman. Semoga program ini terus berjalan, dan bisa terus dirasa manfaatnya bagi para pedagang – pedagang kecil seperti saya”, Imbuh Desti dengan wajah semeringah.
(carlo)





