Polda Jatim Gelar Rakernis Humas,Dorong Penguatan Komunikasi Publik dan Manajemen Media

oleh -71 Dilihat

Surabaya, paradigmanasional.id Bidang Humas Polda Jawa Timur (Jatim) menyoroti Ancaman Hoaks dan Penyebaran Narasi Negatif di Era Digital dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidhumas Polda Jawa Timur Tahun 2026 di Surabaya, pada Kamis (21/5/2026).

Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, Artificial Intelligence (AI) membuat arus informasi bergerak sangat cepat, termasuk Penyebaran Informasi Palsu di media sosial.

“Informasi Palsu, Hoaks, dan Narasi Negatif sekarang bisa menyebar dalam Hitungan Menit dan berpotensi memengaruhi Situasi Kamtibmas,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Menurut Kombes Pol Jules Abraham Abast, kondisi tersebut mengharuskan Fungsi Humas Polri tidak lagi sekadar menyampaikan informasi kepada Publik, tetapi juga harus Menjaga Kepercayaan Masyarakat terhadap institusi Polri.

“Humas harus berdiri sebagai sumber informasi Kebenaran Tunggal yang meluruskan Disinformasi secara Cepat melalui Data dan Fakta – Fakta Hukum yang Valid,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Kabid Humas Polda Jawa Timur juga menyebut, perkembangan Media Digital dan AI, menjadi Tantangan Besar bagi institusi Polri, terutama saat menghadapi isu Viral yang berkembang cepat di Ruang Publik.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menilai Keterlambatan Penanganan Informasi dapat Memicu Opini Negatif terhadap institusi.

“Peristiwa yang Viral dan tidak segera dikelola dalam “Golden Time” bisa membentuk Opini Publik yang Negatif dan menurunkan Tingkat Kepercayaan Masyarakat,” tegas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Kabid Humas Polda Jawa Timur juga meminta seluruh personel Polri ikut Menjaga Citra Institusi dengan tidak Menyebarkan Informasi yang belum Terverifikasi.

Hal itu sesuai Peraturan Kepolisian Nomor: 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kehumasan di Lingkungan Polri.

“Setiap insan Polri memiliki Tanggung Jawab Menjaga Citra institusi dan memberikan Respons Positif terhadap informasi yang benar,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Selain memperkuat Komunikasi Digital, Polda Jawa Timur juga mendorong Sinergi dengan Media Massa sebagai Mitra Strategis dalam Menjaga Stabilitas Informasi Publik.

Rakernis Bidhumas Polda Jawa Timur 2026 mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media Guna Mendukung Program Kerja Polri serta Pemerintah Dalam Mewujudkan Asta Cita Presiden RI”.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi Langkah Penguatan Humas Polri yang lebih Modern, Adaptif, dan Dipercaya Masyarakat.

(Lisa/Ari/Bertus).

No More Posts Available.

No more pages to load.