Polres Madiun Terjunkan “Polisi Jogo Sekolah”, Kolaborasi Cegah Bullying dan Narkoba

oleh -30 Dilihat

Madiun, paradigmanasional.id – Saat ini Kepolisian Resor (Polres) Madiun Polda Jawa Timur terjunkan “Polisi Jogo Sekolah’ dan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Sekolah, pada Senin (26/10/2026).

Maka program “Polisi Jogo Sekolah” tersebut digulirkan untuk memperkuat Keamanan dan Ketertiban yang berada di Lingkungan Pendidikan, sekaligus membentengi Pelajar dari berbagai Ancaman Kenakalan Remaja.

Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K menegaskan, bahwa Sekolah merupakan Rumah ke Dua bagi para Siswa untuk Menimba Ilmu dan membentuk Karakter Unggul menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, Lingkungan Pendidikan harus Steril dari berbagai hal yang merusak masa depan Generasi Muda.

“Generasi Muda ini yang akan menjadi Penerus Negara. Kita harus Menjaga mereka dari Perundungan, Tawuran, Narkoba, serta pengaruh Negatif lainnya,” ujar AKBP Ridwan Maliki.

AKBP Ridwan Maliki juga menyoroti tantangan nyata di Era Digital bagi Generasi Muda, mulai dari Perundungan Siber (Cyber Bullying), Judi Online, Hoaks, Geng Motor, hingga dampak buruk Konten Negatif di Gawai.

“Para Siswa kami himbau agar lebih Bijak dalam Bermedia Sosial dan memahami, bahwa Tindakan di Dunia Maya berdampak langsung pada masa depan di kehidupan nyata. Manfaatkan Teknologi untuk Berkarya dan Meraih Prestasi,” tegas AKBP Ridwan Maliki.

Lebih lanjut, Kapolres Madiun menjelaskan, bahwa program “Polisi Jogo Sekolah” menempatkan personel Polri untuk Berkolaborasi Aktif dengan Kepala Sekolah, serta Guru Bimbingan Konseling (BK).

Kolaborasi ini akan berfokus pada langkah Preventif dan Persuasif dalam menangani persoalan Siswa, yang khususnya, yaitu Perundungan dan Penyalahgunaan Narkoba.

“Melalui “Polisi Jogo Sekolah”, maka personel akan memberikan Edukasi dan Pendampingan kepada para Pelajar mengenai batasan dalam Pergaulan, pentingnya saling Menghormati, serta Konsekuensi Hukum dari Tindakan yang Melanggar Aturan,” terangnya.

Selain Edukasi di Sekolah, para Pelajar juga diajak menjadi dalam Pelopor Keselamatan Berlalulintas dengan Tertib Berkendara dan tidak Menggunakan Knalpot Brong.

Mereka juga dihimbau untuk Berani Bersuara Melapor kepada personel Polri, Guru, Orang Tua, maupun Layanan Kepolisian Call Center 110 jika melihat atau mengalami Tindak Kekerasan,” pungkas Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H, S.I.K, M.I.K.

(Bertus/Red).

No More Posts Available.

No more pages to load.