POLRES BOGOR, paradigmanasional.id — Polsek Megamendung, Polres Bogor, Polda Jabar, dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kecamatan Megamendung agar tetap kondusif dan siaga bencana alam, personil piket Polsek Megamendung laksanakan cek TKP tanah longsor di wilayah kecamatan Megamendung pada Minggu, 2 Februari 2025. Di mana hujan lebat mulai turun sejak pukul 14.00 wib sampai dengan malam hari. Senin (3/3/2025).
Polsek Megamendung bersama stakeholder terkait mengecek lokasi terdampak musibah bencana alam. TKP tanah longsor di wilayah kecamatan Megamendung kabupaten Bogor tepatnya di kampung Pakancilan RT. 3/3 desa Kuta kecamatan Megamendung, kampung Sukabirus RT. 04/06 desa Gadog kecamatan Megamendung, kampung Bungur RT. 05/05 desa Megamendung kecamatan Megamendung, kampung Coblong RT. 01/02 desa Sukakarya kecamatan Megamendung, yang di akibatkan hujan deras semalaman.
Sesuai arahan Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Megamendung AKP Dedi Hermawan, SH., bahwa Bhabinkamtibmas jajaran Polres Bogor ditekankan untuk selalu monitoring serta menjaga kondusifitas di wilayahnya masing-masing.
Polsek Megamendung melalui bhabinkamtibmas juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membantu Polri dalam menciptakan ketertiban dan keamanan dengan melaporkan kepada aparat apabila melihat dan mengetahui pelaku tindak kriminalitas dilingkungannya, dan melaporkan apabila ada kejadian bencana alam yang terjadi di wilayahnya.
Kegiatan Cooling sistem melalui pengaturan yang merupakan protap setiap harinya, telah dilaksanakan oleh anggota Polsek Ciampea.
Kegiatan cooling sistem yang di laksanakan mempunyai tujuan agar masyarakat merasakan kehadiran POLRI dalam rangka memberi rasa aman kepada warga.
“Sehingga warga akan lebih mudah berkolaborasi dengan anggota polisi dan masyarakat turut serta menjaga kamtibmas di lingkungan, serta akan mudah mendapatkan informasi guna untuk ditindak lanjuti, ” terang Kapolsek.
Kegiatan cooling sistem melalui patroli sambang petugas ronda ini merupakan salah satu kegiatan rutin dalam upaya menghidupkan kembali kegiatan siskamling guna terciptanya keamanan.
Tetap profesional dan humanis kunci keberhasilan personil Polri dalam melaksanakan tugas di lapangan, dengan mengedepankan Buddy System disetiap langkah. Dan dalam melayani masyarakat agar keselamatan diri lebih diutamakan, selanjutnya melayani masyarakat dengan arif dan bijaksana.
Personil Polri pun menyampaikan bahwa untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan perlu adanya kerjasama dan saling peduli agar lingkungan sekitar tetap aman dan kondusif.
Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membantu Polri dalam menciptakan ketertiban dan keamanan dengan melaporkan kepada aparat apabila melihat dan mengetahui pelaku tindak kriminalitas dilingkungannya.
Antisipasi kejahatan yang saat ini marak antara lain Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), tawuran pelajar dengan membawa sajam seperti celurit , parang , samurai dan benda tahan lainnya.
“Untuk itu kami berharap masyarakat juga dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan jalanan geng motor dan keberadaan sindikat atau tempat penampungan calon tenaga kerja migran lingkungan sekitarnya.”
Dikesempatan lain Kasi Humas Polres Bogor IPTU Desi Triana, SH.,MH menyampaikan apabila warga masyarakat ada yang menemukan hal – hal yang mengganggu kamtibmas dan menemukan tindakan kriminalitas lainnya serta adanya perekrutan tenaga kerja ilegal dengan menjanjikan gaji besar, tetapi tidak resmi payung hukumnya, hal tersebut masuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO), segera adukan atau laporkan ke call center (021) 110. Operator akan melayani 24 jam aduan serta laporan masyarakat. Atau nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587.
(Red/ Maulana)







