Presiden Jokowi Lakukan Gendera Perang Cyber Terhadap Judi Online. JAMMI Memberikan Apresiasi Langkah Presiden.

oleh -867 Dilihat
Jammi mengapresiasi langkah tegas Presiden Jokowi untuk perang Cyber melawan judi online.

Jakarta, paradigmanasional.id Rabu, 17 Juli 2024.Maraknya perjudian online beberapa bulan lalu menjadi atensi khusus dalam untuk Polri dan jajaran dalam memberantas yang sangat meresahkan masyarakat.

Begitu juga atas kejadian ini Presiden Joko Widodo dibuat geram dan langsung memberikan instruksi sekaligus membentuk (Satgas) satuan tugas kepada institusi Polri dan institusi terkait untuk memberantas Judi online.

Jaringan Mubaligh Muda Indonesia (Jammi) mengapresiasi langkah tegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk perang melawan judi online (judol) . Hal ini dikatakan oleh Koordinator Nasional Jammi, Irfaan Sanoesi. “Genderang perang terhadap judol ditabuh langsung oleh Presiden. Pidato Presiden mengisyaratkan bahwa siapa pun bekingan bandar dan pemilik judol, pemerintah akan sikat abis hingga ke akar-akarnya,” kata Irfaan, Rabu (17/7/2024). “Karena dampak judol sudah di luar batas normal. Bikin sengsara dan merusak akhlak bangsa Indonesia,” tambahnya.

Menurut Irfaan, Presiden Jokowi menyinggung judol di hadapan 906 perwira TNI-Polri untuk membangun pola pikir dan komitmen mereka sejak dini. Irfaan menduga,

Presiden Jokowi ingin menularkan semangat yang sama kepada ratusan perwira TNI-Polri sejak dilantik terkait pemberantasan judol. “Pada prinsipnya pidato Presiden Jokowi menyiratkan bahwa TNI maupun Polri harus punya semangat dan visi yang sama dalam memerangi judol. Tak boleh takut kepada siapa pun termasuk kalau ada atasan yang mereka yang membekingi. Mereka harus satu barisan dengan Presiden,” terangnya.

Jokowi Ingatkan Perang Siber hingga Judi Online Selain itu kata Irfaan, pihaknya juga mengapresiasi satuan tugas (satgas) pemberantasan judol yang intensif melakukan program pencegahan, penindakan, dan rehabilitasi.

Dilansir dari SINDOnews.com “Setelah terbentuk Satgas yang dipimpin Menko Polhukam ,upaya pemberantasan judi online berjalan semakin efektif. Dari hulu ke hilir sistem kerja pemberantasan semakin terasa manfaatnya,” imbuhnya.

“Bahkan masyarakat dengan mudah melaporkan keresahan mereka terhadap judol melalui aplikasi whatsApp. Ini dilakukan agar masyarakat juga ikut terlibat dalam pemberantasan judol,” ujarnya.

Dari sisi penindakan, dan dipimpin Ketua Harian Bidang Penindakan yaitu Kapolri, menurutnya telah bekerja menindak tegas siapapun termasuk aparatur negeri sipil.

“Siapa saja yang melakukan judol, termasuk pegawai KPK, atau juga pejabat, kemudian TNI/Polri, tentu diproses sesuai dengan aturan,” sambungnya.

Selain itu, Kominfo telah memutus akses terhadap judi online sebanyak 1.918.520 konten.

Seiring dengan kemajuan teknologi dan penetrasi internet yang semakin masif, judi online telah menjadi sebuah tren negatif yang tidak dapat dihindari masyarakat. Tindakan promosi dan fasilitasi konten judi online saat ini menjadi salah satu modus penyebaran konten ilegal ini. Oleh karena itu pemerintah melalui Kominfo diharapkan berperan dalam melakukan pemberantasan pada konten terlarang ini.

Terdapat modus baru dalam penyebaran konten judi online yang juga menggunakan jaringan telekomunikasi dan platform pesan instan. “Selain melalui para influencer, modus penyebaran konten judi online yang marak akhir-akhir ini juga melalui SMS-blast dan WA-blast”, ungkap Menkominfo Budi Arie Setiadi dalam Konferensi Pers Pernyataan Menkominfo tentang Pemberantasan Judi Online di Media Center Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Kamis (20/07/2023).

Guna mencegah penyebaran konten judi online, Kominfo terus berkoordinasi dengan penyelenggara layanan telekomuniasi seluler dan stakeholder lain terkait untuk mengatur mekanisme agar WA blast dan SMS blastnya tidak digunakan untuk hal-hal yang mendukung perjudian online.

Di periode yang sama, Kemenkominfo telah menutup 18.877 sisipan halaman judi online di situs pemerintah. “Termasuk angin segar di mana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memblokir 6.056 rekening bank yang berhubungan dengan judol.

Tentu ini kabar yang menggembirakan. Semoga ke depannya satgas judol semakin”galak dan ganas” mencabut judol hingga ke akar-akarnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, genderang perang melawan judi online (judol) ditabuh langsung oleh Presiden Jokowi. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan amanat di hadapan 906 perwira TNI-Polri, Selasa (16/7/2024). “Tidak semata-mata perang fisik, tapi juga aksi militer nonkinetik, serta perang siber yang bisa melumpuhkan fungsi keamanan pertahanan dan pelayanan publik,” kata Jokowi.

“Demikian pula di bidang penegakan hukum ketertiban keamanan, kejahatan transnasional, judi online, perdagangan orang, narkotika dan obat-obatan terlarang, serta peretasan siber yang makin canggih,” ujar Jokowi dalam amanatnya di Istana Negara, Jakarta.

(Pimred ).

No More Posts Available.

No more pages to load.