Presiden Prabowo Subianto Menerima Kunjungan Beberapa Petinggi Partai Golongan Karya.

oleh -532 Dilihat

Jakarta, paradigmanasional.id Mendampingi Presiden Prabowo menerima kunjungan resmi jajaran petinggi Partai Golongan Karya dalam rangka Silaturahmi Kebangsaan.

Dalam pertemuan ini, Partai Golongan Karya menyampaikan berbagai masukan terkait keberlanjutan pembangunan bangsa dan negara ke depan.

Pertemuan ini juga menegaskan kembali komitmen Partai Golkar dalam mendukung program-program prioritas Presiden Prabowo, termasuk penegakan Pasal 33 UUD 1945 mengenai pengelolaan kekayaan negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Silaturahmi ini terjalin guna memperkuat persatuan bangsa serta mewujudkan kesejahteraan rakyat kedepan .

Dipimpin Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, sejumlah pengurus teras DPP Partai Golkar dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Presiden di Jakarta, Rabu (27/8/2025) siang.

Bahlil yang juga menjabat Menteri ESDM ini mengatakan dalam pertemuan dngan Presiden Prabowo hanya melibatkan pengurus inti partai Golkar saja dan tidak ada partai lain.

“Setahu saya sih kami bersilaturahmi dari DPP Partai Golkar,” kata Bahlil sebelum menemui Prabowo.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sekaligus politikus senior Partai Golkar, Luhut Binsar Panjaitan, datang belakangan.

“Agendanya mau menghadap Presiden,” ujar Luhut setibanya di Istana Negara.

Daftar sejumlah pengurus teras Partai Golkar yang temui Prabowo:

Ketua Dewan Pembina: Agus Gumiwang Kartasasmita

Sekretaris Jenderal: Sarmudji

Wakil Ketua Umum Bidang Fungsi Kebijakan Publik: Adies Kadir

Wakil Ketua Umum Bidang Kepartaian: Kahar Muzakir

Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera: Ahmad Doli Kurnia

Wakil Ketua Umum Bidang Fungsi Elektoral 1: Ace Hasan Syadzily

Wakil Ketua Umum Bidang Fungsi Elektoral 2: Meuty Hafid

Wakil Ketua Umum Bidang Fungsi Kebijakan Publik 2: Idrus Marham

Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia Timur: Emanuel Melkades Laka Lena

Ketua Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional: Ali Mochtar Ngabalin

Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini: Nurul Arifin

Ketua Bidang Kebijakan Hukum dan HAM: Christiani Aryani

Ketua Bidang Kebijakan Pertanahan dan Reformasi Agraria: Airin Rachmy Diany

Ketua Bidang Lingkungan Hidup: Dyah Roro Esty

Kata Bahlil Usai Bertemu Jokowi

Pertemuan pengurus teras Partai Golkar berlangsung selama 1,5 jam.

Mereka yang tiba sekitar pukul 12.44 WIB, baru keluar sekitar pukul 15.28 WIB.

Setelah bertemu hampir selama tiga jam, para pengurus Golkar lalu keluar melalui pintu pilar, Jalan Veteran, Jakarta.

Mereka meninggalkan Istana menggunakan 10 mobil, salah satu diantaranya yakni mobil Mercy sprinter yang di Naiki Ketua Umum Bahlil Lahadalia bersama sejumlah pengurus partai Golkar.

Sebelum meninggalkan lokasi, Bahlil sempat menyampaikan isi pertemuan dengan Prabowo.

Dalam pertemuan, Bahlil mengatakan para pengurus Golkar membicarakan sejumlah program pemerintah dengan Presiden.

Dalam pertemuan juga dibahas mengenai bagaimana sistem politik yang ideal ke depan. Serta membahas bagaiman koalisi yang dijalin dapat lebih baik.

Namun Bahlil tidak menjelaskan lebih jauh mengenai sistem politik seperti apa yang dibahas tersebut.

“Saya pikir ini adalah diskusi yang menurut saya sangat produktif. Karena kita berbicara tidak hanya sekarang, tapi kita juga berbicara tentang bagaimana koalisi ke depan itu ke arah yang lebih baik dan produktif,” kata Bahlil.

Kedatangan para pengurus teras Golkar ini disorot di tengah muncul isu akan diadakannya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar.

Apalagi Siti Hardianti Hastuti Rukmana atau akrab disapa Mbak Tutut juga diisukan kembali akan bergabung ke Partai Golkar.

Munaslub biasanya digelar untuk mengganti ketua umum atau pengurus partai sebelum masa jabatan berakhir atau untuk mengambil keputusan strategis mendesak.

Belakangan santer diberitakan istana sudah merestui pergantian Bahlil Lahadalia dari kursi Ketua Umum Partai Golkar.

Namun informasi ini belum terbukti kebenarannya dan dibantah pihak Istana Presiden.

Sejak awal Bahlil memimpin Partai Golkar, isu Munaslub selalu berembus kencang.

Bahlil terpilih secara aklamasi menggantikan Airlangga Hartarto yang mundur dari posisi Ketua Umum Partai Golkar.

Ia secara resmi terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional (Munas) XI yang digelar pada 20-21 Agustus 2024.

Pada masa kepemimpinannya yang hampir setahun, Bahlil menegaskan bahwa partai berlambang beringin itu tegak lurus mendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Bahlil juga telah menegaskan Golkar bakal mendukung Prabowo hingga Pilpres 2029..

Namun muncul kabar bahwa ada faksi internal yang tidak puas dengan kepemimpinan Bahlil.

Mereka pun mendorong digelarnya Munaslub sebagai jalan untuk mengganti Bahlil.

Isu ini diperkuat oleh spekulasi bahwa Istana telah merestui pergantian kepemimpinan, dengan nama Nusron Wahid disebut-sebut sebagai calon pengganti.

“(Korlipn).

No More Posts Available.

No more pages to load.