
PT Supra Boga Lestari (Ranch Market) Abaikan Keselamatan Jiwa Konsumen, Jual Makanan Kedaluarsa.Ada apa?
Surabaya, paradigmanasional.id – Makanan siap saji menjadi trend konsumsi kebanyakan masyarakat, namun apabila tidak cermat bisa menjadi petaka untuk para penikmatnya, seperti yang pernah dialami oleh salah satu konsumen beberapa bulan lalu yang sudah membeli makanan siap saji yaitu di super market *(Ranch Market)* yang berada di kawasan elit pusat perbelanjaan tepatnya Jalan Basuki Rahmat No 16-18 surabaya.
Kejadian ini bermula yang dialami di sampaikan kepada awak media dan menyampaikan secara detail kronologinya.” sabtu (08/07/2023.
Adapun kronologis penjualan barang kadaluarsa yang sudah di beli area display Ranch market adalah :
Pada tanggal 22 november 2022 sekitar jam 08:30 wib saya belanja di swalayan Renc Market jalan Basuki Rahmat Surabaya, seperti biasa datang sebelum masuk ambil troly belanja di tempat yang di sediakan. Kemudian masuk ke area melewati area display fruit & vegi kemudian jalan ke area dairy saya ambil keju dan lanjut kembali ke area mie instant untuk membeli indomie goreng & soto .dan jalan ke kasir untuk Transaksi di meja kasir dengan kasir dengan inisial Y dengan total belanja Rp.101.500,-
Setelah transaksi saya pulang , tapi di tengah jalan saya teringat lupa tidak minta struk ke kasir, kemudian saya balik arah untuk minta struk pembelanjaan. Tapi dijawab oleh Y struk sudah dibuang namun struk sebenarnya di pegang oleh inisial sebut saja AF selaku manager Ranch Market, karena keju yang saya beli sudah terlewat kadaluarsa 26 hari seperti tertera di kemasan exp date nya tanggal 06 juni 2022.
Kemudian konsumen menambahkan kronologis penjualan di area bakcyard ranch market.
Untuk penjualan di area backyard tidak menggunakan struk pembelanjaan karena barang yang dijual biasanya sudah kadaluarsa. Harga yang ditawarkan berkisar 5k sampai 10k tergantung harga awal. Hal ini di lakukan untuk mengurangi kerugian karena banyak barang yg sudah kadaluarsa karena tidak laku terjual. Adapun Staff yang betugas menawarkan barang-barang kadaluarsa saat itu adalah sebut saja Y dan H dengan leadernya atas nama inisial IA, Store manager AF distrik area arde rocadara.” ungkapnya.
Kemudian makan yang diduga kedaluarsa, yang biasa dia membeli bukan hanya dari karyawan ada juga ada pihak luar (security, cleaning tim merchandaising dan sales dari vendor)
Adapun barang-barang nya tidak hanya berupa makanan tapi juga berupa non food seperti detergent dan pewangi.
Untuk pengolahan daging sisa display, barang ditarik di kumpulkan dari beberapa outlet kemudian dikirim ke ranch basuki rahmat kemudian di olah giling menjadi bermacam bentuk seperti cordon blue, daging giling dan lainya. Selanjutnya di kirim ke toko asal untuk di jual kembali di area cafe.
Lebih lanjut korban juga menambahkan hasil olahan dari produk daging bisa berupa patty burger yang pernah saya beli tapi bau kurang sedap dan rasa juga asam karena terbuat dari daging yg sudah jelek kualitasnya.” pungkasnya.
Atas informasi ini awak media pernah mendatangi Ranch market minta konfirmasi, namun pada saat itu minta waktu selama seminggu kepada awak media, namun karena sesuai permintaan di tunggu tidak ada kejelasannya, akhirnya pihak redaksi melayangkan surat terbuka secara resmi, namun juga tidak ada respon, akhirnya awak media mendatangi kembali ke toko Ranch market untuk ber audienc, tapi yang terjadi pada saat itu (sabtu 08/07/2023) pihak management AF tidak mau menemui dengan alasan kondisi masih sakit dan berjanji lagi hari senin tanggal (11/07/2023) jam : 09.00 WIB.Hingga pertemuan berikutnya senin 10/07/2023 juga tidak datang dengan alasan yang tidak jelas.
(Red).





