
Surabaya, paradigmanasional.id – Selasa 21 Oktober 2025 — Universitas Teknologi Surabaya (UTS) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter kebangsaan mahasiswa dengan menyelenggarakan Seminar Kebangsaan bertajuk “Penguatan Cinta NKRI dengan Mencegah Radikalisme”.
Acara ini terselenggara atas kerja sama antara Program Studi Ilmu Hukum UTS dan BAKESBANGPOL Kota Surabaya, dengan menghadirkan empat pembicara yang berpengalaman dalam bidang kebangsaan dan deradikalisasi.
Dalam sambutannya, Wahyu Fahmi Rizaldy, S.H., M.H., selaku Kaprodi Ilmu Hukum UTS, menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran vital sebagai penjaga ideologi bangsa. “Pancasila harus menjadi napas dalam kehidupan akademik,” tuturnya.
Andi Hariyadi, M.PdI dari FKUB Surabaya turut menegaskan pentingnya moderasi beragama agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh paham intoleran. “Berbeda itu kodrat, bersatu itu pilihan kebangsaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Dani Teguh Wibowo dari Densus 88 memaparkan strategi pencegahan radikalisme melalui pendekatan sosial dan pendidikan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat dalam menjaga stabilitas nasional.

Mahasiswa peserta tampak bersemangat mengikuti seminar hingga akhir acara. Diskusi berjalan hangat dan diwarnai banyak pertanyaan kritis seputar isu kebangsaan dan peran generasi muda.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata UTS dalam membentuk karakter mahasiswa yang nasionalis, cinta tanah air, dan siap menjadi benteng ideologi Pancasila di era modern.
( Yudha Melaporkan )






