Kotamobagu – Sulawesi Utara, Paradigmanasional.id – Pelaksanaan Gelar Karya P5 di SLB Poyowa Besar Sekolah Penggerak Angkatan 2, berlangsung dengan meriah. Bertempat di halaman SLB Poyowa Besar Senin, 17/07/2023.
Kegiatan tersebut dimeriahkan dengan berbagai atraksi oleh siswa penyandang disabilitas SLB Poyowa Besar yaitu SD Luar Biasa, SMP Luar Biasa dan SMA Luar Biasa.
Para Siswa SLB Poyowa Besar dilatih oleh guru – guru yang hebat sehingga para siswa begitu antusias dan tampil dengan atraksinya yang sangat baik.
Kepala Cabang Dinas Provinsi Sulawesi Utara Wilayah Bolaang Mongondow Timur ( Boltim) dan Kota Kotamobagu (KK) Hans Hart Moonik S.Pd, M.Pd kepada media paradigmanasional.id mengatakan, kegiatan ini sangat luar biasa, walaupun sekolahnya luar biasa tetapi hal ini memiliki pesan moral yang ternyata mereka mampu menunjukan bahwa mereka bisa dan luar biasa.
Intinya dari kegiatan ini menunjukkan bahwa potensi anak – anak ini luar biasa dan tidak kalah dengan sekolah normal yang lain.
“Bayangkan saja tarian dari berbagai tuna tetapi bisa terlaksana sehingga apresiasi dan ucapan terima kasih kepada kepsek, guru – guru, pembimbing, pembina, bahkan pengawas yang turut memotivasi kegiatan ini. Sehingga kegiatan ini sukses luar biasa atas kerjasama semua pihak bahkan orang tua cukup memotivasi dan mendukung kegiatan ini.” Sebut Hans Moonik.
“Menurut Hans Moonik, SLB Negeri Poyowa Besar mampu menunjukkan kualitas yang baik sehingga kami Dinas Pendidikan Provinsi sangat mengapresiasi.” Pungkas Hart Moonik.
Kepala SLB Negeri Poyowa Besar, Ria Mokoagow, S.Pd kepada media Paradigmanasional.id mengatakan, “Tujuan pelaksanaan gelar karya P5 ini sebagai wujud refleksi kami sebagai sekolah penggerak angkatan ke – 2, kami merefleksikan yang kami lakukan selama ini sebagai sekolah penggerak. Harapan kami kedepan, memang kami di berikan bantuan atau pendampingan oleh Kementerian, tetapi tidak cukup lebih maju ke depan dari segi prasarana.”
Menurut Kepsek Ria Mokoagow di SLB Negeri Poyowa Besar kekurangan gedung sekolah, “sementara siswa semakin banyak dan guru juga semakin banyak.” Pungkas Ria Mokoagow.
Acara dihadiri Kacabdin Hans Hart Moonik, Kasi SMK dan GTK Doni Akbar Mokodongan, pengawas bina Retno Dewi, pengawas fasilitator Voni Tambuwun, pengawas pendamping Rusli Mamonto, para orang tua dan seluruh undangan.
(Feki S.)





