SMP Cokro Kotamobagu Sulut Gelar MPLS Kepada Siswa Baru

oleh -967 Dilihat
oleh

Siti Detu, S.Pd (Kepala SMP Cokro Kotamobagu)

Kotamobagu, paradigmanasional.id – Ketika tahun ajaran baru dimulai, para siswa dan siswi mungkin akan terbayang istilah MOS alias Masa Orientasi Siswa.

 Sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru (Permendikbud No. 18/2016), istilah MOS diubah menjadi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan suatu metode yang dilakukan oleh pihak sekolah untuk memberikan pengenalan kepada para siswa baru.

Pantauan media ini di SMP Cokro Kotamobagu Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan MPLS kepada siswanya.

Kepala Sekolah SMP Cokro Siti Detu S.Pd ketika ditemui di ruang kerjanya Rabu 13/07/2022 pikul 11.00 wita mengatakan MPLS akan dilaksanakan selama tiga hari.

Menurut kepsek kegiatan MPLS diwajibkan bagi para siswa-siswi pada ajaran baru dan tujuan dari diadakannya kegiatan MPLS adalah untuk membantu siswa agar lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang nantinya akan ia gunakan untuk belajar.

Lanjut kepsek, tujuan MPLS bagi siswa baru adalah Mengenali potensi diri siswa baru, Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah, Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru, Mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga sekolah lainnya, Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keaneka- ragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.

Secara sederhana MPLS adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah dalam rangka memperkenalkan para siswa baru pada semua hal yang berhubungan dengan sekolah.

Perkenalan tersebut bukan hanya sebatas antar murid baru saja atau dengan kakak kelas seta guru namun juga pada komponen lainnya, meliputi pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan.

Kepala SMP Cokro Siti Detu juga mengatakan siswanya ada yang dari luar Kotamobagu sehingga ia berharap siswa yang masuk akan lebih mengenal SMP Cokro berkaitan dengan sarana prasarana serta guru – guru akan mereka ketahui, lagi pula kalau di SD mereka ketahui guru kelas tetapi kalau di SMP adalah guru mata pelajaran.

Dengan adanya MPLS tentunya supaya mereka betah di SMP Cokro dan mereka terus dipantau.

Patut disyukuri di SMP Cokro sampai saat ini tidak pernah terjadi hal yang tidak senonoh terhadap sesama siswa dan siswi

“Kalau ada diantara siswa melakukan yang tiada senonoh terhadap sesama siswa selalu diarahkan untuk secepatnya diberitahukan supaya hal – hal yang buruk segera ditindak lanjuti agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.” Tukas Siti Detu. (Feki S)

No More Posts Available.

No more pages to load.