
KOTAMOBAGU, Paradigmanasional.id – Patut bersukur dan tetap harus selalu turun ke ke lapangan untuk menyapa masyarakat. Alhamdulillah sampai saat ini dukungan terhadap pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan dan Sri Tanti Angkara NK-STA nomor urut 3, terus mendapat simpati serta dukungan penuh dari masyarakat, melalui kunjungan-kunjungan atau “BLUSUKAN” di berbagai wilayah yang berbeda di Kotamobagu.
Pasangan calon Wali Kota Kotamobagu yang di usung oleh koalisi PDIP, Hanura dan Demokrat tersebut, memiliki karismatik tersendiri dan daya tarik, sehingga bisa langsung berbaur dengan masyarakat dimana NK-STA berkunjung atau blusukan.
NK-STA semakin mendapat tempat di hati masyarakat, termasuk mereka yang sebelumnya belum menentukan pilihan.
Bahkan di beberapa wilayah yang sebelumnya telah digarap oleh pasangan calon lain, hal mengejutkan dukungan seketika beralih kepada NK-STA.

Ini menunjukkan adanya perubahan pandangan masyarakat yang kini menaruh harapan besar pada pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu NK-STA yang dikenal serta bisa langsung berbaur dengan masyarakat tanpa sekat.
Berdasarkan informasi yang diterima, tak sedikit warga yang sebelumnya telah memilih pasangan calon lain kini berpindah haluan untuk mendukung NK-STA. Hal ini tak lepas dari pendekatan yang dilakukan NK-STA dengan menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat secara langsung, tanpa menunda-nunda.
Bantuan yang mereka berikan, mulai dari pembuatan akses jalan, dukungan untuk kegiatan kepemudaan dan keagamaan, hingga santunan kepada warga yang membutuhkan, ini langsung direalisasikan.

Langkah strategis yang dilakukan NK-STA ini sejalan dengan semangat politik Srikandi Totabuan, Yasti Soepredjo Mokoagow, yang pernah memperkenalkan slogan “3D” sebagai simbol kemenangan: Doa, Duit, dan Darah. Slogan ini, meski sempat menjadi kontroversi, justru mengukuhkan dukungan kuat yang kini kian mengalir.
Rey Simbala, salah satu tim pemenangan NK-STA, kepada wartawan Paradigmanasional.id Senin, (28/10/24), menyampaikan bahwa blusukan yang dilakukan NK-STA merupakan respons langsung atas permintaan masyarakat di wilayah Kotamobagu.
“Masyarakat kita di 33 desa dan kelurahan sangat berharap NK-STA dapat hadir, berinteraksi, dan mendengar aspirasi mereka secara langsung,” tutur Rey.

Kata Rey, dalam setiap blusukan, NK-STA menyerap aspirasi dan melihat kondisi masyarakat secara langsung. Sambutan warga sangat luar biasa, harapan mereka pun besar agar NK-STA bisa memimpin Kotamobagu.
Lanjut, ada juga tokoh-tokoh masyarakat yang sangat berpengaruh di wilayah Kotamobagu mengatakan, bahwa terkait blusukan yang di lakukan oleh NK-STA, sangat baik, dan Memeng seharusnya pemimpin seperti itu. Harus pekah melihat kondisi masyarakat saat ini.
Denny.D







