
Labusel, paradigmanasional.id – Masyarakat Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mendesak Polres Labusel untuk segera menangkap pemasok narkoba yang diduga menjadi bandar besar di wilayah Perlabian dan Bilah Hulu.
Desakan tersebut muncul setelah Sat Narkoba Polres Labusel berhasil menangkap seorang pria berinisial Oki di Perlabian pada hari Sabtu, 31 Oktober 2026 kemarin, dan kemudian dikembangkan ke seorang pria berinisial Nedi.
Namun hingga berita ini ditayangkan, dua pemasok besar yang diduga menjadi sumber barang haram tersebut belum juga ditangkap. Kedua pemasok yang dimaksud adalah pria berinisial SWL alias Sawal dan warga Bilah Hulu yang diduga menjadi pemasoknya Nedi.
Informasi yang dihimpun media dari masyarakat Perlabian, Oki ditangkap di Perlabian pada Sabtu 31/10/2026. Dari hasil penangkapan Oki tersebut, Sat Narkoba Polres Labusel kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Nedi.
Anehnya, setelah Oki dan Nedi ditangkap, pengembangan kasus seolah berhenti. Padahal, masyarakat Perlabian menyebutkan bahwa SWL alias Sawal adalah pemasoknya Oki, dan Nedi sendiri mendapatkan barang dari seorang warga Bilah Hulu yang diduga merupakan bandar besar Bilah Hulu.
Iya bang, Oki ketangkap di Perlabian hari Sabtu kemarin, terus dikembangkan ke Nedi. Tapi pemasoknya belum ditangkap bang, yakni SWL alias Sawal dan pemasoknya Nedi dari Bilah Hulu, ujar sumber masyarakat Perlabian inisial M kepada media , Senin (02/11/2026).
Menurut M, masyarakat Perlabian sudah sangat resah dengan peredaran narkoba di Perlabian, Kampung Rakyat. Mereka berharap agar Polres Labusel tidak hanya menangkap pemakai atau pengedar kecil saja, tetapi juga menangkap bandar besarnya hingga ke akar-akarnya.
Kami masyarakat Perlabian sangat berharap agar Sat Narkoba Polres Labusel segera menangkap SWL alias Sawal dan warga Bilah Hulu pemasoknya Nedi tersebut Pak. Kasihan anak-anak muda Perlabian bang, sudah banyak yang rusak karena barang haram tersebut. Tolong putus mata rantainya bang, harap M dengan nada penuh harap.
M menambahkan, SWL alias Sawal diduga sudah lama beroperasi di wilayah Perlabian, Kampung Rakyat, Labusel. Bahkan, warga menduga SWL alias Sawal memiliki jaringan yang cukup besar. Begitu juga dengan warga Bilah Hulu pemasoknya Nedi tersebut, diduga merupakan bandar besar yang memasok barang ke wilayah Perlabian.
Kalau hanya Oki dan Nedi saja yang ditangkap, tapi pemasoknya SWL alias Sawal dan bandar Bilah Hulu tersebut tidak ditangkap, maka peredaran di Perlabian tidak akan pernah putus bang. Besok akan muncul Oki-Oki dan Nedi-Nedi yang baru bang,” tegas M.
PERTANYAAN BESAR WARGA KAPAN SWL ALIAS SAWAL DAN BANDAR BILAH HULU DITANGKAP?.
Warga Perlabian kini bertanya-tanya, kapan SWL alias Sawal dan warga Bilah Hulu pemasoknya Nedi tersebut akan ditangkap oleh Polres Labusel.
Padahal, informasi tentang keberadaan SWL alias Sawal dan warga Bilah Hulu tersebut sudah sangat jelas diketahui oleh masyarakat. Warga pun sudah memberikan informasi tersebut kepada pihak kepolisian.
Kami sudah kasih info Pak, SWL alias Sawal ada di Perlabian, dan pemasoknya Nedi ada di Bilah Hulu. Tapi sampai sekarang belum ditangkap juga Pak. Ada apa ini Pak? Kami masyarakat Perlabian menunggu ketegasan Polres Labusel Pak, keluh M.
Warga Perlabian berharap agar Kapolres Labusel dan Kasat Narkoba Polres Labusel segera bertindak tegas dan menangkap kedua bandar besar tersebut.
Kami mohon kepada Bapak Kapolres Labusel dan Bapak Kasat Narkoba Polres Labusel untuk segera menangkap SWL alias Sawal dan warga Bilah Hulu pemasoknya Nedi tersebut. Jangan hanya Oki dan Nedi saja yang ditangkap Pak, tapi tangkap juga pemasoknya Pak. Agar Perlabian Kampung Rakyat bersih dari narkoba Pak, pinta M.
KASAT NARKOBA POLRES LABUSEL AKP WILSON M. PANJAITAN, S.H., M.H. BUNGKAM
Untuk keberimbangan pemberitaan, wartawan media sudah melakukan konfirmasi kepada Kasat Narkoba Polres Labusel, AKP Wilson M. Panjaitan, S.H., M.H. pada Rabu siang, 04 November 2026.
Konfirmasi tersebut terkait
1. Apakah benar pada Sabtu 31/10/2026 ada yang tertangkap di Perlabian atas nama Oki dan dikembangkan ke Nedi?
2. Kapan pemasoknya akan ditangkap? Informasi yang kami terima, pemasoknya berinisial SWL alias Sawal dan Nedi.
3. Apakah benar SWL alias Sawal tersebut adalah pemasoknya Oki?
4. Siapa pemasoknya Nedi? Kami dapat informasi dari warga Bilah Hulu, apakah benar Nedi mendapatkan barang dari warga Bilah Hulu tersebut?
5. Apa tindak lanjut dan tindakan dari Sat Narkoba Polres Labusel terkait SWL alias Sawal dan warga Bilah Hulu pemasoknya Nedi tersebut? Apakah sudah dilakukan pengejaran dan penangkapan?
6. Apakah benar hingga saat ini SWL alias Sawal dan warga Bilah Hulu pemasoknya Nedi tersebut belum ditangkap?
Namun,hingga berita ini ditayangkan, Kasat Narkoba Polres Labusel AKP Wilson M. Panjaitan, S.H., M.H. belum memberikan tanggapan sama sekali. Pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui WhatsApp hanya dibaca saja, tanpa ada jawaban.
Bungkamnya Kasat Narkoba Polres Labusel tersebut semakin menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat Perlabian. Ada apa dengan Polres Labusel? Mengapa SWL alias Sawal dan warga Bilah Hulu pemasoknya Nedi tersebut belum juga ditangkap? Apakah ada yang membekingi kedua bandar besar tersebut?
MEDIA AKAN TERUS MELAKUKAN INVESTIGASI KE LABUSEL, AKAN DIBONGKAR SATU PERSATU.
Jurnalis ,menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan investigasi ke Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Labusel.
media akan melakukan investigasi ke Labusel, akan dibongkar satu persatu di sana. Kami tidak akan berhenti sampai Perlabian Kampung Rakyat, Bilah Hulu, dan Labusel bersih dari peredaran narkoba. Kami akan bongkar siapa bandar besarnya, siapa pemasoknya, siapa bekingnya,tegas.
mendesak Kapolres Labusel untuk segera mengevaluasi kinerja Sat Narkoba Polres Labusel dan segera memerintahkan penangkapan terhadap SWL alias Sawal dan warga Bilah Hulu pemasoknya Nedi tersebut.
Kami minta kepada Bapak Kapolres Labusel untuk segera perintahkan Kasat Narkoba AKP Wilson M. Panjaitan, S.H., M.H. untuk segera menangkap SWL alias Sawal dan warga Bilah Hulu pemasoknya Nedi tersebut. Jangan biarkan masyarakat Perlabian menunggu terlalu lama. Masyarakat sudah resah Pak Kapolres,” pungkas.
Hingga berita ini ditayangkan,media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada Kapolres Labusel terkait kasus tersebut.
penulis Ade rambe




