
Labuhanbatu, paradigmanasional.id – Kesabaran warga sidomulyo dekat lapangan bola Kecamatan Bilah hilir Kabupaten Labuhanbatu, dinyatakan telah habis. Maraknya peredaran narkoba jenis sabu-sabu yang terus berlangsung tanpa penindakan tegas membuat masyarakat kini secara terbuka mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku.
Warga menegaskan, peredaran sabu di kawasan pemukiman padat penduduk tersebut bukan lagi sekadar dugaan, melainkan fakta yang telah lama dirasakan dampaknya. Aktivitas jual beli sabu disebut berlangsung hampir setiap hari dan dinilai semakin berani, seolah tidak ada rasa takut terhadap hukum.
Berdasarkan keterangan masyarakat, seorang pria berinisial Bembng yang berdomisili Desa Sidomulyo , kembali disebut-sebut sebagai bandar utama yang mengendalikan peredaran sabu di wilayah tersebut. Nama tersebut, menurut warga, sudah lama dikenal dan kerap dilaporkan secara lisan di lingkungan setempat.
“Ini bukan cerita baru. Sudah bertahun-tahun. Kalau polisi serius, mustahil tidak tahu. Sekarang kami tidak minta lagi, kami mendesak untuk segera ditangkap,” tegas R (48 tahun ), warga Desa Sidomulyo .
Keresahan warga semakin memuncak karena lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas narkoba disebut tidak jauh dari pemukiman warga . Fakta ini memicu pertanyaan keras dari masyarakat mengenai fungsi pengawasan dan keberanian aparat dalam menindak pelaku narkoba di wilayah hukumnya sendiri.
Masyarakat menilai, pembiaran yang berlarut-larut hanya akan memperparah kerusakan sosial. Anak-anak muda mulai terpapar, angka kriminalitas meningkat, dan rasa aman warga semakin hilang. Situasi ini dianggap sebagai darurat narkoba tingkat lingkungan, yang menuntut respons cepat dan nyata.
Warga desa Sidomulyo secara tegas meminta Kapolsek Bilah hilir segera melakukan penggerebekan, penangkapan, dan penindakan hukum tanpa pandang bulu. Mereka menegaskan, hukum tidak boleh kalah oleh bandar narkoba.
sementara Kapolsek Bilah hilir AKP Armen Faisal, S.H., M.H..terimakasih infonya akan kami tindak lanjuti .
Penulis Ade rambe





