
Labuhanbatu, paradigmanasional.id – Warga di wilayah Pangkatan Boom, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, menyuarakan keresahan mereka terhadap dugaan maraknya peredaran narkoba yang disebut berlangsung secara terstruktur dan berkelanjutan.
Informasi yang dihimpun dari masyarakat, termasuk seorang ibu rumah tangga berusia 59 tahun bernama Fatimah, pada Rabu (22/4/2026), mengungkap adanya dugaan jaringan peredaran narkoba yang melibatkan sejumlah pihak dengan peran berbeda.
Warga menduga aktivitas tersebut tidak dilakukan secara individu, melainkan melalui jaringan yang terorganisir, dengan pembagian peran mulai dari pengendali koordinator lapangan , hingga pengedar di tingkat bawah.
STRUKTUR JARINGAN BERDASARKAN INFORMASI MASYARAKAT
Pengendali Utama (Diduga Bandar Besar):
Andi kelana
Disebut warga sebagai penguasa utama peredaran narkoba di Pangakatan Boom dan wilayah sekitar , diduga mengatur suplai, distribusi, dan jaringan kurir. Aktivitasnya disebut berjalan lama dan terang-terangan.
Koordinator Lapangan / Bandar Menengah:
Odo – Lokasi pangkatan Boom
Diduga bertugas mengatur distribusi harian serta mengawasi pengedar tingkat bawah.
Rusli – tangkahan pasir kalau Siang, Malam di simpang DLI Barak
Sapar kampung Padang ( jalan PT indo sepadan jaya ).
Diduga sebagai posko sentral transaksi dan koordinasi, tempat pertemuan kurir dan pengedar.
“Ini sudah sangat meresahkan. Kami khawatir dampaknya terhadap generasi muda di lingkungan kami,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya .
Sejumlah warga juga menyampaikan kekhawatiran terkait belum terlihatnya tindakan tegas terhadap dugaan aktivitas tersebut. Hal ini memunculkan persepsi adanya pembiaran, meskipun masyarakat mengaku telah lama mengetahui indikasi peredaran tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Bilah Hilir, AKP Armen Faisal, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti informasi yang diterima. “Terima kasih atas informasinya, segera kami tindak lanjuti,” ujarnya singkat.
Atas kondisi ini, masyarakat mendesak pihak berwenang, termasuk Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan Polres Labuhanbatu, untuk turun langsung melakukan penyelidikan menyeluruh, menelusuri dugaan jaringan yang ada, serta memastikan penegakan hukum berjalan secara transparan dan adil.
Warga menegaskan bahwa laporan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan generasi muda. Mereka berharap adanya langkah nyata dari aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti dugaan tersebut.
“Ini bukan sekadar isu, tapi keresahan nyata di tengah masyarakat. Kami berharap ada tindakan konkret,” ujar warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat menyatakan akan terus mengawal perkembangan penanganan kasus ini.
Ade rambe







