Weni Gaib : Kami Ada Disini Untuk Warga Kotamobagu, ” Seusai Debat Publik Paslon The Winner Dijemput Ribuan Massa Pendukung

oleh -2297 Dilihat

Kotamobagu, paradigmanasional.id – Tak diduga kejadian menarik terjadi di Debat Publik Ketiga Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu 2024, Mulai dari Walkout salah satu Paslon di Podium debat, Hingga luapan kegembiraan Pendukung Paslon nomor urut 2, dokter Wenny Gaib dan Rendy Mangkat yang menggotong Paslon Winner usai debat.

Kejadian tersebut menjadi Fenomena yang menjadi Trend topik dan konsumsi pembicaraan hangat warga masyarakat Kotamobagu.

Fakta pertama, ditengah perdebatan yang dipandu panelis secara mengejutkan, Calon Walikota Nomor Urut 03 Nayodo Kurniawan yang tampil tanpa Calon Wakil Walikota Sri Tanti Angkara, Secara tiba tiba meninggalkan Podium debat karena merasa di diskriminasi oleh Penyelenggara Pilkada dalam hal ini KPU Kotamobagu.

Ketika debat publik akhirnya dimulai dokter Weni Gaib dan Rendy Mangkat tetap tampil dengan rasa optimis sehingga sempat dokter Weni Gaib mengatakan Kami ada disini untuk masyarakat Kota Kotamobagu.

Sontak para pendukung the Winner menyambut dengan senyum dan gembira bagi paslon nomor urut 2.

Fakta kedua, Ribuan massa pendukung militan Paslon nomor urut 02 Wenny Gaib-Rendy Mangkat usai debat menggotong dua Paslon andalan mereka tersebut, Sabtu 16/11/2024.

Pantauan media ini, dokter Wenny dan Rendy digotong dari pintu gerbang gedung DPRD Kotamobagu tempat berlangsungnya debat menuju kediaman rumah pribadi dokter Wenny.

Sebelumnya, ribuan pendukung ini telah menunggu di depan gedung, untuk menyambut Paslon dengan jargon the winner keluar.

Mereka hadir tak lain untuk memberikan dukungan terhadap paslon the winner di debat ketiga atau terakhir.

Saat debat berlangsung ribuan pendukung ini tidak dipersilahkan masuk oleh kepolisian, dan akhirnya merekapun harus menunggu diluar gedung sampai debat terbuka usai.

Debat terbuka pun usai digelar, saat Paslon dokter Wenny dan Rendi keluar dari gedung, suasana langsung berubah menjadi ramai, teriakan yel yel kemenangan ribuan massa terus menggema.

Ditengah keramaian itu, dokter Wenny dan Rendy langsung digotong oleh beberapa orang dan langsung berjalan dengan pengawalan ribuan pendukung hingga menuju kediaman.

Rasa bangga bercampur gembira begitu terlihat disetiap raut wajah para pendukung. Mereka dengan gembira berjalan bersama sama dengan dokter Wenny dan Rendy mangkat.

Dalam perjalanan itu, teriakan pendukung lebih menjadi jadi, “Lantik Jo” terus menggema.

Feki Sajow

No More Posts Available.

No more pages to load.