Malang, paradigmanasional.id – Babinsa Koramil 0818/28 Karangploso Sertu Subandi bersama Pemerintah Desa Tawangargo Kecamatan Karangploso menghadiri pembentukan dan pelatihan Desa Tangguh Bencana (Destana), di Balai Desa Tawangargo Karangploso Kabupaten Malang, Minggu (06/11/22).
Tujuan digelarnya pelatihan dan pembentukan Destana ini agar peserta mendapatkan ilmu tentang penanggulangan bencana yang disampaikan oleh tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang.
Sertu Subandi mengungkapkan, bencana alam yang terjadi di wilayah Tawangargo merupakan tanggung jawab bersama, sehingga sudah sepatutnya kita semua menjaga alam dan tidak merusaknya.
Untuk itu, diharapkan para peserta pelatihan ini menjadi panggilan jiwa dalam setiap melaksanakan kegiatan khususnya dalam hal penanganan kebencanaan.
“Kita semua berprinsip orang yang selamat dari bencana adalah kesiapsiagaan diri dalam menghadapi bencana,” ujarnya,
Karena pelatihan ini sangat bermanfaat untuk menimba ilmu dan jadikan sebagai bekal awal agar dalam menghadapi setiap bencana yang timbul, khususnya di Desa Tawangargo agar secara sigap dan cepat mengambil tindakan-tindakan dari pasca bencana, sampai dengan cara menanganinya dan yang lebih penting lagi pencegahannya.
“Para peserta diharapkan bisa memahami karakter wilayah masing-masing dan diharapkan bijak dalam mengelola alam. Tidak hanya menggali dan mengambil hasil dari alam, tetapi harus bisa menjaga dan merawat alam ini,” Pungkas Babinsa.
(Nana)






