Delapan Pemain Indomaret Gabung Tim Proliga

oleh -116 Dilihat

Jawa Timur, paradigmanasional.id – Indomaret Sidoarjo memang tidak berkiprah di Proliga 2023. Akan tetapi, para pemainnya bertebaran memperkuat tim Proliga musim depan. Ada delapan penggawa Indomaret yang tersebar di tiga tim yang berbeda. Selain pemain, head coach Indomaret Iwan Dedi Setiawan juga menjadi bagian dari tim pelatih salah satu tim.

Indomaret tampil mengerikan di Livoli Divisi Utama 2022. Mereka berhasil menjadi juara. Usai mengalahkan Pasundan Bandung dalam final di Magetan. Ini adalah gelar kedua Indomaret di Livoli Divisi Utama. Mengulang pencapaian mereka pada 2008 silam. Setelah gelaran itu, para pemain Indomaret ramai-ramai bergabung ke tim Proliga.

“Total ada delapan pemain Indomaret yang bergabung ke tim Proliga. Mereka dikontrak untuk ajang ini saja. Setelah kontrak berakhir, mereka akan kembali ke Indomaret,” terang manajer tim Indomaret Sutono, Rabu (14/12/2022)

Indomaret meminjamkan dua pemainnya ke sesama tim Jawa Timur (Jatim), yakni Surabaya BIN Samator. Klub yang bermarkas di Driyorejo, Gresik tersebut berhasil menggaet Dimas Saputra dan Bintang Saputra. Selain kedua kakak beradik itu, Samator juga disebut-sebut berhasil mendapatkan Farhan Halim dari Pasundan. Mereka akan menjadi partner baru bagi Rivan Nurmulki.

Selain Samator, Indomaret juga meminjamkan pemainnya ke Palembang Bank Sumsel Babel. Tak tanggung-tanggung, wakil Kota Pempek tersebut mendapatkan pemain senior Mahfud Nurcahyadi. Juga middle blocker Denie Arya Wicaksana. Selain itu, Iwan Dedi Setiawan juga bergabung sebagai asisten pelatih Lee Young Taek.

Jakarta Bhayangkara menjadi tim terbanyak yang meminjam tenaga pemain Indomaret. Dibesut oleh pelatih asal Kuba, Toiran Reidel, Bhayangkara resmi merekrut Alfin Daniel Pratama, Fahreza Rakha Abinaya, Rendy Verdian, dan Hernanda Zulfi. Nanda, sapaan Hernanda Zulfi, telah diumumkan sebagai pemain anyar Bhayangkara.

Kehadiran Rakha menambah kekuatan Bhayangkara untuk sektor libero. Pun demikian dengan Alfin Daniel yang piawai sebagai setter. Sementara Nanda disebut sebagai middle-blocker terbaik Indonesia dewasa ini. “Kami berharap mereka makin berkembang. Serta mengambil mengalaman dari event Proliga. Supaya mental mereka makin kuat,” harap Sutono. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.