Desa Gempolsari,Jebolnya Saluran Irigasi Blok Sawah Tengah Ancam Panen Petani

oleh -1760 Dilihat

Sidoarjo paradigmanasional.id Desa Gempolsari Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo menjadi satu – satunya Desa di Kecamatan Tanggulangin dengan letak geografis persis menempel titik semburan lumpur Lapindo Brantas.

Permasalahan yang dihadapi tentunya bukanlah kaleng – kaleng alias tembre, dibawah kepemimpinan Kades Abdul Haris beberapa tahapan dengan strategi jitu dijalankan dengan pasti. Namun dampak tingginya tanggul penahan lumpur dari titik semburan membuat Desanya tak terelakkan menjadi genangan air ketika hujan datang, butuh 1 minggu beberapa lokasi baru bisa surut.

Perbaikan dan pembangunan dalam permasalahan banjir pun dikebutnya, baik sarana dan prasarana penunjang lain pun dijalankan. Permasalahan irigasi menjadi sedikit terabaikan, seperti saluran irigasi blok sawah tengah yang lebih dari 5 tahun telah ambrol, berbagai upaya sudah kami lakukan, termasuk meminta bantuan keuangan (BK) dan lainnya.

Paket P3 TGAI (program percepatan peningkatan tata guna air) dari kementerian melalui BBWS (balai besar wilayah sungai) Brantas pun tidak bisa digunakan, karena pihak BBWS Brantas tidak diperbolehkan untuk rehab, harus pembangunan dari titik nol.

Saluran irigasi dengan luas 47 hektar ini pun terancam banjir, beberapa kelompok petani sudah berulangkali mengelus dada untuk kesabaran yang tak kunjung terbayar. Ada baiknya beberapa masukkan dari rekanan dan kerabat termasuk aspirasi rakyat ini saya curahkan, irigasi yang mengalami kerusakan cukup menyedot anggaran melihat panjangnya saluran tersebut.

Penggunaan DD (dana desa) akan menguras dan mengalihkan beberapa program prioritas lainnya, tentunya itu menjadi opsi terakhir perjuangan Desa Gempolsari ini, ungkap Abdul Haris (26/7) pada paradigmanasional.id diruang kerjanya.

(daulat)

No More Posts Available.

No more pages to load.