Dewan Ekonomi Nasional Berikan Rekomendasi Kebijakan Strategis Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. 

oleh -891 Dilihat
oleh

Jakarta, paradigmanasional.idDewan Ekonomi Nasional terus berupaya memastikan kebijakan pemerintah selalu berbasiskan data dan berdampak nyata. Karena itulah kemarin mereka bertemu dengan Benjamin Olken, Direktur J-PAL, sekaligus Profesor Ekonomi di MIT. Untuk berbagi pandangan dan menjajaki potensi kerja sama penelitian yang sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pertemuan tersebut mereka mendiskusikan berbagai isu penting, mulai dari peningkatan efektivitas bantuan sosial, optimalisasi subsidi seperti listrik, hingga reformasi administrasi pajak melalui digitalisasi.

Dengan pengalaman Ben Olken yang telah bekerja di Indonesia selama lebih dari 20 tahun, kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan masukan berharga bagi kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Salah satu fokus dari diskusi mereka adalah evaluasi dampak dari program Makan Bergizi Gratis, yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia. Selain itu, mereka juga membahas potensi studi bersama untuk memperkuat upaya peningkatan kepatuhan pajak. Langkah yang krusial dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% sesuai amanat Presiden Prabowo.

Mereka juga sepakat akan pentingnya menjalankan setiap rencana besar dengan persiapan yang matang terlebih dahulu. Dengan program percontohan misalnya, memungkinkan mereka untuk menguji efektivitas kebijakan dalam skala kecil sebelum diterapkan secara nasional.

Hasil dari “Pilot Project” harus dievaluasi secara menyeluruh untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut benar-benar efektif dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Lebih jauh lagi, mereka juga menyarankan kepada Presiden agar setiap kebijakan selalu dievaluasi dengan ukuran yang jelas dan terukur. Dengan demikian, mereka dapat memastikan bahwa setiap langkah yang diambil memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

(Laporan: Maulana).

No More Posts Available.

No more pages to load.