Diduga Callo Kuasai Lapak, Pedagang Kotamobagu Terancam Tak Mendapat Tempat di Pasar Senggol

oleh -1600 Dilihat

TAMOBAGU, Sulawesi Utara, paradigmanasional.id Kegiatan pasar senggol  menjelang hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah 2023 Masehi adalah kegiatan yang sudah menjadi tradisi kearifan lokal, sangat menguntungkan para pedagang lokal  di Kota Kotamobagu.

Pemerintah Kota Kotamobagu (Pemkot) melalui Disperindag-kop UKM terus memacu persiapan pembukaan Pasar senggol.

Namun jelang pembukaan pasar senggol, sejumlah pedagang lokal resah dengan ketidak pastian tempat yang akan mereka tempati untuk berjualan dagangan mereka.

“Sejak pagi hingga siang ini kami sudah ada di kantor Disperindag kotamobagu, untuk menanyakan lapak dan lokasi mana buat kami pedagang lokal, tapi pak Kadis tak ada di tempat hingga kini”, ucap Yusuf dan di iyakan pedangan lainnya. Selasa,11 April 2023 di halaman kantor disperindag Kotamobagu.

Kami pedagang lokal merasa  terancam tak ada tempat, informasi lapak-lapak sudah dikuasai dan diduga oleh para calo dan diprioritaskan ke pedagang luar dengan harga bervariasi.

Informasi begitu, lapak sudah dikuasai oleh calo makanya kami pedagang lokal langsung mendatangi kantor Disperindag kotamobagu untuk mendaftar, selain itu kami mencari kepastian dimana lokasi kami pedagang lokal.

Kami pedagang terus menghubungi pak Kadis melalui telfon, aktif tapi tidak diangkat.

“Dengan begitu Kami menaruh curiga, Jangan jangan lapak di lokasi pasar senggol khusus pedagang lokal sudah tak ada, alias sudah terjual.

Kalau benar demikian, apa guna bikin pasar senggol di Kotamobagu sementara kami pedagang lokal tak disediakan tempat”, kata serentak para pedang.

Saat yang sama dihubungi kepala Disperindag kotamobagu Ariyono Potabuga melalui WhatsApp aktif bernada dering tapi tak diangkat.  Feki S

No More Posts Available.

No more pages to load.