Bangkalan, paradigmanasional.id — Tim Inafis Satreskrim Polres Bangkalan, Badan Reserse Kriminal atau Bareskrim Polri, beserta gabungan dokter forensik RSUD Syamrabu Bangkalan, Rabu siang (15/04/2026) sekira pukul 11:14 WIB membongkar makam Samari (57) di Pemakaman Umum Dusun Matanak, Desa Karanggen, Kecamatan Tanah merah, Kabupaten Bangkalan, Madura Provinsi Jawa Timur. Petugas menggelar ekshumasi atau otopsi jasad korban yang diduga kuat oleh keluarga korban adanya tindakan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Otopsi dilakukan petugas guna mengetahui penyebab pasti kematian korban. Pasalnya, almarhum meninggal secara tak wajar pada Kamis pagi (19/03/2026) pada saat itu korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di area pinggir jalan saat beraktivitas merumput. Korban ditemukan dengan luka yang sangat serius di pinggang sebelah kanan, kepala dan juga lutut sebelah kiri, seolah timbul dugaan adanya tindakan kekerasan pada korban dengan memakai senjata tajam.
Pelaksanaan ekshumasi ini sesuai dengan harapan keluarga korban, sehingga diharapkan bisa diketahui penyebab kematiannya. Jika nanti hasilnya menunjukkan korban meninggal akibat penganiayaan, maka pihak keluarga meminta kasus ini diusut tuntas dan meminta para pelaku dihukum yang setimpal.
Sepanjang pelaksanaan otopsi, ratusan warga Dusun Matanak, Desa Karanggen, Kecamatan Tanah merah, beserta tetangga korban sangat antusias dan solidaritas di lokasi untuk membantu aparat kepolisian guna untuk lancarnya proses otopsi korban.
warga juga berharap pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini agar segera terungkap dan diproses secara hukum yang seadil-adilnya.
(Efendi)









