
Bantaeng, paradigmanasional.id – Berbekal semangat kemandirian dan jiwa kewirausahaan, seorang mahasiswa semester I Program Studi S1 Kewirausahaan Universitas Prof. Dr. H. M. Arifin Sallatang (Unpas) Bantaeng meluncurkan usaha jasa kurir bernama Gokur, Rabu, 4 Februari 2026. Usaha rintisan tersebut hadir sebagai alternatif layanan pengiriman yang tidak hanya beroperasi di wilayah Kota Bantaeng, tetapi juga menjangkau Kabupaten Jeneponto dan Bulukumba.
Owner Gokur, Habib Alwi Hadi, mengatakan bahwa pendirian usaha kurir ini berangkat dari keinginannya untuk membangun kemandirian sejak dini sekaligus melihat peluang kebutuhan masyarakat akan layanan pengiriman yang cepat dan terjangkau. Menurutnya, perkembangan aktivitas ekonomi lokal, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), membutuhkan dukungan sistem distribusi yang andal.
“Saya mendirikan Gokur untuk membuka lapangan kerja lokal, mempercepat layanan pengiriman, dan membantu UMKM Bantaeng tumbuh melalui distribusi yang andal,” ujar Habib Alwi Hadi saat ditemui usai peluncuran usaha tersebut.
Ia menjelaskan, Gokur dirancang sebagai jasa kurir berbasis kebutuhan masyarakat lokal, dengan mengedepankan kecepatan, ketepatan, serta fleksibilitas layanan. Selain melayani pengiriman barang skala kecil dan menengah, Gokur juga membuka peluang kemitraan bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai kurir di wilayah operasionalnya.
Habib menilai, kehadiran Gokur tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga membawa misi sosial dan ekonomi. Dengan melibatkan tenaga kerja lokal, ia berharap usaha ini dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah, terutama bagi generasi muda yang ingin berwirausaha.
“Harapan saya, Gokur berkembang berkelanjutan, menjangkau Bantaeng, Jeneponto, dan Bulukumba, menjadi kurir kebanggaan daerah, serta mendorong ekonomi lokal dan kesejahteraan mitra,” ungkapnya.
Langkah mahasiswa semester awal ini dinilai sebagai contoh nyata penerapan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda. Di tengah tantangan lapangan kerja yang semakin kompetitif, keberanian untuk menciptakan peluang usaha sendiri menjadi nilai tambah yang patut diapresiasi.
Keberadaan Gokur juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem UMKM di wilayah selatan Sulawesi Selatan, khususnya dalam hal distribusi produk. Dengan layanan pengiriman yang lebih dekat dan memahami karakter wilayah, pelaku UMKM dinilai akan lebih terbantu dalam menjangkau konsumen secara lebih luas.
Peluncuran Gokur menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pencari ilmu di bangku kuliah, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha yang berkontribusi langsung terhadap pembangunan ekonomi lokal. Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa kewirausahaan dapat dimulai sejak dini, dengan memanfaatkan peluang di sekitar dan menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
(Jus)





