Kepala Dinas Penanaman Modal Angkat Bicara Masalah Carut Marutnya Data Bangunan Menara Tower

oleh -183 Dilihat

LAMPUNG TIMUR (paradigmanasional.com) – Kepala Dinas
Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Edy Saputra menanggapi Terkait Carut marutnya Data bangunan menara Tower atau Base Transceiver Stasiun (BTS).di tiga Dinas di Lampung Timur.

Edy Saputra mengatakan perbedaan atau tidak sinkronnya data BTS dari tiga dinas terkait, karena setiap dinas mempunyai data sebagai rujukan, di masing-masing dinas.

“Dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) ada 175 BTS merujuk dari data Pajak Bumi Bangunan (PBB), dimana tanah untuk mendirikan tower sudah dibeli oleh Provider, jadi PBB nya sudah pasti atas nama pihak provider,” ungkap Edy, Kamis (04/11), diruang kerjanya.

Dia juga menambahkan, sementara menara tower di Lampung Timur banyak status lahannya yang dipakai oleh pihak provider masih dalam bentuk sewa lahan.

“Maka, PBB tanah tersebut masuk kepada pihak pemilik Lahan, bukan masuk ke provider, jadi pembayaran PBB yang ditarik Desa langsung ke pihak pemilik lahan, informasi dari Bapenda,” imbuhnya.

Menurutnya waktu Hearing di DPRD beberapa hari lalu, pihak dinas PTSP menyampaikan ada 142 Tower/BTS, berbeda jauh datanya dengan Diskominfo yaitu ada 284 BTS yang sudah beroperasional serta sudah membayar retribusi.

“Jadi secara data antara Dinas Perizinan dan Dinas Kominfo jauh sekali selisih jumlah bangunan Tower, sebab historinya KPPT ini lahir pada tahun 2010, dan di tahun itulah baru terekamnya izin untuk menara tower/BTS di Kabupaten Lampung Timur melalui KPPT,” ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan kabupaten Lampung Timur lahirnya pada tahun 1999 sampai tahun 2010, sudah 11 tahun terdapat selisih data, karena tidak terekam dan tidak ditransferkan data ke KPPT yang sekarang jadi dinas PMPTSP.

“Diketahui sebelum KPPT lahir untuk kepengurusan Perizinan menara tower, untuk HO (Hinder ordonnantie) diterbitkan oleh bagian Perekonomian sedangkan untuk penerbitan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dari dinas Pekerjaan Umum (PU),” Ujar Edy.

Supaya diketahui juga, ada beberapa tower/BTS yang memiliki satu tower ada tiga Provider, yang sering kita kenal tower milik bersama,” tutup Edy Saputra.(riyan)

No More Posts Available.

No more pages to load.