Kepala Sekolah SD Negeri 128 Kaur Menjadi Sorotan Saat Dikonfirmasi Wartawan Terkait Pembangunan Sekolah yang Disebut Mendapat Dukungan Dana Sebesar Rp385.369.778.

oleh -153 Dilihat

Kaur, paradigmanasional.id – Kamis (24/9/2026), awak media mendatangi SD Negeri 128 Kaur, Kecamatan Muarasaung, untuk meminta klarifikasi mengenai pembangunan serta penggunaan anggaran tersebut.

Namun, proses konfirmasi berlangsung alot. YR menyampaikan sejumlah pernyataan dengan nada tinggi dan mempertanyakan kedatangan wartawan ke sekolah.

“Kenapa sejak kami mendapat pembangunan ini banyak wartawan atau pengawas yang datang? Ujung-ujungnya mau uang. Dari mana kami dapat uang? Padahal sedikit pun uang itu harus ada pertanggung jawabannya,” ujar YR saat ditemui.

YR juga beberapa kali menyampaikan pernyataan mengenai pekerjaan apabila wartawan menginginkan uang.

“Kalau mau uang, kerja dengan saya. Saya gaji. Pergi ke rumah saya, saya gaji,” kata YR.

Suatu pernyataan yang tidak pantas disampaikan oleh seorang kepala sekolah kenapa tidak melayani nya dengan baik di era keterbukaan ini

Saat wartawan menjelaskan bahwa kedatangannya merupakan bagian dari kegiatan jurnalistik untuk meminta keterangan konfirmasi YR kemudian mempertanyakan identitas serta surat tugas wartawan.

“Kamu dari mana? Kalau pengawasan di sini, mana surat tugas kamu?” ucapnya.

Wartawan kembali menjelaskan bahwa kedatangan tersebut bukan untuk melakukan pengawasan pekerjaan, melainkan meminta penjelasan dari pihak sekolah sebagai bagian dari upaya memperoleh informasi dan konfirmasi sebelum berita diterbitkan

Dalam percakapan tersebut, YR juga menyebut kondisi kantor sekolah yang sedang direvitalisasi sehingga menurutnya tidak tersedia tempat untuk menerima wartawan.

“Kantor kami sedang direvitalisasi,” katanya.

YR kemudian menyinggung persoalan harga material yang menurutnya mengalami kenaikan. Ia menyebut dana yang diterima sekolah digunakan untuk kebutuhan material pembangunan.

“Semua dana beli material untuk bangunan, semua mahal. Jadi kami tertutup,” ujar YR.

Pernyataan tersebut menjadi penting untuk diklarifikasi lebih lanjut, mengingat nilai dana yang disebut mencapai Rp385.369.778. Publik tentu berkepentingan mengetahui secara transparan mengenai sumber dana, jenis pekerjaan, volume pembangunan, penggunaan anggaran, hingga mekanisme pertanggungjawabannya.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh rincian dari pihak sekolah mengenai komponen penggunaan dana tersebut, termasuk dokumen perencanaan, pelaksana pekerjaan, progres pembangunan, maupun bentuk pertanggungjawaban anggarannya.

Sikap YR yang terkesan keras saat dikonfirmasi juga menjadi bagian dari fakta dalam proses peliputan. Meski demikian, media ini tidak menyimpulkan adanya pelanggaran atau penyimpangan anggaran, karena hal tersebut membutuhkan bukti dan keterangan dari pihak berwenang.

Konfirmasi kepada pihak sekolah dilakukan sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dan hak jawab.sebagaimana berita yang dikutip dari yang di terbitkan oleh media, Tintabangsa.com pada Kamis 24/09/2026 yang lalu belum ada pihak yang memberikan kejelasan atau klarifikasi.

Sangat di sayangkan perbuatan yang di lakukan YR tersebut merusak citra nya sendiri sebagai kepala sekolah SD Negeri 128 kaur yang tidak patut di contoh, termasuk dengan sikap yr tersebut yang arogan agar kira nya Dinas Terkait turun langsung untuk mengecek pembangunan tersebut.

(Yoga)

No More Posts Available.

No more pages to load.